Share

Polisi Mulai Bersihkan Puing Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Cianjur

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Rabu 30 November 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 525 2717705 polisi-mulai-bersihkan-puing-reruntuhan-bangunan-akibat-gempa-cianjur-74P5WQukvN.jpg Polisi bantu membersihkan puing bangunan akibat gempa Cianjur (Foto: MPI)

BANDUNG - Seiring proses evakuasi dan identifikasi korban hampir rampung, polisi mulai membantu bersihkan puing-puing reruntuhan bangunan akibat gempa dahsyat di Kabupaten Cianjur.

Diketahui, hingga Selasa Selasa 29 November 2022 sore, total korban jiwa akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,6 itu sudah mencapai 327 jiwa.

Dikutip dari laman Youtube BNPB, jumlah korban jiwa tersebut bertambah dibandingkan data sehari sebelumnya karena kemarin Tim SAR berhasil menemukan 4 korban jiwa yang sebelumnya dinyatakan hilang.

"Sampai dengan jam sekarang, korban jiwa sejumlah 327 jiwa. Hasil pencarian sampai dengan Selasa 29 November ditemukan 4 jiwa. Sementara korban hilang tercarat saat ini masih 5 orang," ujar Dandim 0608/Kabupaten Cianjur, Letkol Arm Hariyanto dalam konferensi pers, kemarin petang.

Sementara itu, Tim DVI Polri kembali menerima satu kantong jenazah yang berisikan jasad korban bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, kemarin.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, dengan penambahan satu kantong jenazah ini, jumlah kantong jenazah yang diterima Tim DVI Polri mencapai 163 kantong jenazah.

"Sampai hari ini di RSUD Cimacan dan Sayang Cianjur sudah menera 163 kantong jenazah," kata Ibrahim Tompo, Rabu (30/11/2022).

Tim DVI Polri juga berhasil mengidentifikasi tiga jenazah di antaranya dua jenazah dewasa dan satu jenazah anak.

"Untuk identitas korban di antaranya warga Kecamatan Cugenang Novi Kurnaesih (31), warga Karangtengah Kamaludin (24) dan warga Kecamatan Cugenang Siti Khairunisa (5)," sebut Ibrahim.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Ibrahim menambahkan, hingga Selasa kemarin, ada 149 jenazah korban gempa bumi Cianjur yang berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Polri.

"Saat ini juga masih dilakukan pemeriksaan jenazah yang belum teridentifikasi, mohon doanya," tambah Ibrahim

Di tengah proses evakuasi dan identifikasi korban gempa Cianjur, polisi juga mulai melakukan upaya penanggulangan dengan membersihkan puing-puing reruntuhan yang menutupi jalan.

Selain membantu evakuasi penanggulangan dampak gempa, polisi juga masih terus melakukan kegiatan trauma healing agar psikologis korban segera pulih.

"Mulai hari ini, polisi membantu bersihkan puing-puing bangunan yang luluh lantak akibat gempa magnitudo 5,6, dengan menggunakan peralatan seadanya, bahu membahu demi kelancaran dan aktifitas warga yang menjadi korban gempa," kata Kombes Pol Ibrahim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini