Share

IS/ISIS Umumkan Kematian Pemimpin yang Terbunuh saat Melawan 'Musuh Tuhan' dan Berikan Nama Penggantinya

Susi Susanti, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 18 2718290 is-isis-umumkan-kematian-pemimpin-yang-terbunuh-saat-melawan-musuh-tuhan-dan-berikan-nama-penggantinya-JsGqyudx6o.jpg IS atau ISIS umumkan kematian pemimpinnya dan beri nama penggantinya (Foto: Twitter)

SURIAH - Kelompok jihad Negara Islam (IS) atau dahulu dikenal dengan nama ISIS telah mengumumkan kematian pemimpinnya, Abu al-Hassan al-Hashemi al-Qurayshi.

Sebuah pesan audio dari juru bicara kelompok tersebut mengatakan dia terbunuh saat melawan apa yang dia sebut sebagai "musuh Tuhan", namun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Dikutip BBC, juru bicara tersebut menyebut penggantinya sebagai Abu al-Hussein al-Husseini al-Qurayshi. Ini disebut-sebut sebagai nama ‘perangnya’ bukan nama aslinya.

Baca juga: Wanita AS Pemimpin Batalion ISIS Divonis Hukuman Penjara 20 Tahun, Beri Pelatihan Militer ke 100 Wanita dan Anak Perempuan

Seperti pengumuman sebelumnya, juru bicara tersebut menahan diri untuk tidak mengungkapkan nama asli, kewarganegaraan, atau latar belakangnya.

Baca juga: Setidaknya 15 Orang Tewas Setelah Militan IS Tembaki Jamaah di Kuil Iran

Juru bicara menggambarkan Abu al-Hussein sebagai "salah satu mujahidin veteran" dan mendesak para pendukung kelompok tersebut untuk berjanji setia kepadanya.

Sementara itu, sangat sedikit yang diketahui tentang Abu al-Hassan, yang tidak pernah mengeluarkan pernyataan atas namanya sebagai pemimpin. Namun pada Senin (28/11/2022), saluran Telegram anti-ISIS yang mendukung kelompok jihad saingannya al-Qaeda mengatakan dia telah dibunuh "beberapa waktu lalu".

Dia menjadi pemimpin pada Maret lalu, setelah pendahulunya meledakkan dirinya saat penggerebekan oleh pasukan Amerika Serikat (AS) di barat laut Suriah.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

AS mengatakan dia tewas dalam operasi pemberontak Tentara Pembebasan Suriah di barat daya Suriah pada pertengahan Oktober.

Komando Pusat militer AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Abu al-Hassan dibunuh di provinsi Deraa barat daya Suriah oleh Tentara Pembebasan Suriah, sebuah kelompok payung untuk faksi pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara di negara itu.

Seorang juru bicara militer mengatakan tidak ada pasukan AS yang terlibat dalam operasi itu.

Sebelumnya, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby menyambut baik kabar itu.

"Kami menyambut baik pengumuman bahwa pemimpin lain [ISIS] tidak lagi berjalan di muka bumi,” terangnya.

Seperti diketahui, IS pernah menguasai 88.000 km persegi (34.000 mil persegi) wilayah yang membentang dari Irak timur ke Suriah barat dan memberlakukan aturan brutalnya pada hampir delapan juta orang.

Kelompok itu diusir dari wilayah terakhirnya pada 2019, tetapi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan pada Juli lalu bahwa itu tetap menjadi ancaman yang terus-menerus.

IS diperkirakan memiliki antara 6.000 dan 10.000 pejuang di Suriah dan Irak, yang sebagian besar berbasis di daerah pedesaan dan terus melakukan serangan tabrak lari, penyergapan dan pengeboman pinggir jalan.

Afiliasi regional IS juga menimbulkan ancaman di zona konflik lain di seluruh dunia. PBB mengatakan jaringan yang paling kuat dan mapan berbasis di Afghanistan, Somalia, dan cekungan Danau Chad.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini