Share

Bocah 9 Tahun Terseret Arus Sungai Mahakam, Terekam Video Warga

Hasyim Ilyas, MNC Portal · Kamis 01 Desember 2022 05:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 340 2718242 bocah-9-tahun-terseret-arus-sungai-mahakam-terekam-video-warga-BS7lurSpO3.jpg Petugas cari bocah yang hanyut di Sungai Mahakam (Foto : Istimewa)

SAMARINDA - Azril Sangaji Putra, bocah berusia 9 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, berenang bersama 5 orang temannya di pinggir Sungai Mahakam, kota Samarinda, Kalimantan Timur. Namun nahas, bocah itu hanyut terseret arus sungai.

Dari video warga yang diterima, kejadian tersebut pada Rabu 30 November 2022, siang. Korban terlihat sedang melawan derasnya arus Sungai Mahakam sambil memberi isyarat bahwa ia membutuhkan pertolongan.

Dalam video berdurasi 2 menit 35 detik, tampak seorang pemuda, yang merupakan paman korban mencoba menolong. Namun, derasnya arus Sungai Mahakam membuatnya harus kembali ke tepi lantaran tak mampu menjangkau Azril yang semakin menjauh.

"Ada 6 orang, menurut informasi, mereka mandi di pinggir tepian (Sungai Mahakam). Karena arus kencang, 5 orang kembali, tinggal yang satu itu (korban), karena tubuh anak itu agak kecil jadi terbawa arus," kata Kepala Kantor SAR Balikpapan, Melkianus Kotta saat dikonfirmasi awak media.

Lokasi kejadian tepatnya di pinggir sungai di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Samarinda sekira pukul 13.00 Wita.

"Paman korban berusaha menolong cuma karena arus deras dan tidak pakai alat, dia kembali, dan anak ini terus terbawa arus, tak lama tenggelam," imbuhnya.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Atas peristiwa tersebut, Basarnas Balikpapan menurunkan anggota dari Balikpapan untuk melakukan pencarian terhadap Azril. "Kenapa dari Balikpapan, karena teman-teman Basarnas di Samarinda ada operasi di Kukar, jadi kita turunkan tim dari Balikpapan," terangnya.

Hingga saat ini korban belum juga ditemukan. Basarnas kemudian memutuskan untuk melanjutkan pencarian esok hari. Di samping itu, keluarga korban masih berupaya mencari menggunakan kapal milik warga menyusuri Sungai Mahakam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini