Share

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Merasa Janggal, Bakal Ajukan Autopsi Ulang

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 08:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 519 2718306 keluarga-korban-tragedi-kanjuruhan-merasa-janggal-bakal-ajukan-autopsi-ulang-ZsWyS4gYrj.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

MALANG โ€“ Orangtua korban tragedi Kanjuruhan bakal kembali mengajukan permohonan autopsi. Hal ini setelah di autopsi yang dilakukan pada Sabtu 5 November 2022, telah keluar dan dinilai kurang sesuai dengan kondisi riil jenazah kedua anaknya.

Devi Athok Yulfitri, ayah korban tragedi Kanjuruhan menuturkan, akan terus mencari keadilan bila perlu kembali mengajukan autopsi kedua kalinya dengan tim dokter berbeda, dengan disaksikan oleh perwakilan keluarga yang ditunjuk dan pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

โ€œKalau dibutuhkan autopsi lagi, saya siap dan rela lagi untuk anak saya diautopsi. Karena ini tidak sesuai yang diharapkan saya, pengacara hukum saya, dan LPSK, terutama Aremania,โ€ ujar Devi Athok, saat ditemui di kantor kuasa hukumnya di Kota Malang, pada Kamis pagi (1/12/2022).

Devi menyebut hasil autopsi yang disampaikan ketua tim dokter forensik benar โ€“ benar tidak sesuai kondisi anaknya yang janggal saat kematiannya. Apalagi di hasil autopsi itu disebutkan adanya sejumlah tulang iga yang patah dan terjadi pendarahan di beberapa bagian tubuh, tapi tanpa menyebut adanya temuan busa di mulut, wajah menghitam, serta adanya cairan sperma di organ vital anaknya.

โ€œTidak ada sama sekali bekas injakan. Waktu itu stadion kan hujan, seharusnya pukulan oknum kepolisian dan injak-injakan pasti ada ini, ini tidak ada, bersih bajunya, tidak ada,โ€ tuturnya.

โ€œIni sudah tidak bener, kasus ini sudah tidak bener. Kalau sesuai dengan foto anak saya ini, dengan kondisi yang katanya dengan kondisi yang patah-patah, dan pukul-pukulan ini anak saya tidak ada bekas injak-injakan,โ€ pungkasnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diberitakan sebelumnya tim dokter forensik mengumuman hasil autopsi dua korban jenazah tragedi Kanjuruhan pada Rabu di Surabaya. Pada pengumuman hasil autopsi kedua jenazah itu dijelaskan jenazah NDR dan NDA mengalami patah tulang iga dan pendarahan dalam kategori yang banyak.

Hasil ini merupakan pemeriksaan tim dokter forensik yang melakukan autopsi pada Sabtu 5 November 2022, kepada kakak beradik berinisial NDR (16) dan NDA (14) keduanya warga RT 1 RW 1 Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Proses autopsi dilakukan di pemakaman Dusun Patuk Baran, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Autopsi dilakukan oleh enam orang dokter forensik dari PDFI Jawa Timur dengan pengawalan ketat petugas kepolisian dari Polres Malang yang berjaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini