Share

Gempa Dahsyat M,64 Garut, Bangunan Sekolah hingga Rumah Warga di Cianjur Rusak

Fahmi Firdaus , Okezone · Sabtu 03 Desember 2022 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 03 525 2719996 gempa-dahsyat-m-64-garut-bangunan-sekolah-hingga-rumah-warga-di-cianjur-rusak-NLScxWL3Qb.jpg Ilustrasi/Foto: Antara

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, melakukan pendataan terkait gempa 6.4 magnitudo yang terpusat di Barat Daya Kabupaten Garut karena dirasakan cukup kencang warga di wilayah selatan Cianjur, sejumlah rumah dilaporkan rusak.

(Baca juga: Gempa Dahsyat M6,4 Warga Garut: Terasa Seperti Diayun!)

Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan, selang beberapa saat gempa yang kembali membuat warga Cianjur berhamburan ke luar rumah termasuk di wilayah selatan, menyebabkan sejumlah bangunan mulai dari rumah warga, sekolah dan kantor desa di Kecamatan Cidaun rusak.

"Kami sudah mengirim petugas ke lokasi, namun laporan dari Relawan Tangguh Bencana, dampak gempa Garut, membuat bangunan rumah, sekolah dan kantor desa mengalami kerusakan, sebagian besar mengalami retak dan kaca pecah," katanya dilansir Antara, Sabtu (3/12/2022).

Namun dia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara warga masih bertahan di luar rumah karena takut gempa susulan kembali terjadi.

Sedangkan di titik gempa Cianjur, ungkap Rudi, pihaknya masih melakukan pendataan apakah kembali terdampak atau tidak.

"Kami masih melakukan pendataan termasuk di seluruh wilayah Cianjur karena gempa yang terjadi Sabtu petang itu, dirasakan cukup keras oleh warga Se Cianjur. Kami berharap tidak sampai separah di Cianjur kota dan Cugenang," kata Rudi.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Pihaknya mengimbau warga yang tinggal di pesisir pantai selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Garut seperti Cidaun dan Sindangbarang untuk tetap waspada dan segera mengungsi atau keluar rumah ketika gempa kembali mengguncang guna menghindari tertimpa bangunan.

"Kami masih menyiagakan lebih dari 500 orang relawan di wilayah selatan untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan serta segera melapor jika melihat tanda akan terjadinya bencana termasuk gempa bumi," kata Sekretaris BPBD Cianjur.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini