Share

Pemkab Garut Pastikan Kondisi Wilayahnya Aman Pasca-Gempa M6,1

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Minggu 04 Desember 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 04 525 2720308 pemkab-garut-pastikan-kondisi-wilayahnya-aman-pasca-gempa-m6-1-zc9M5KbGhe.jpeg Dampak gempa Garut. (Foto: MPI)

GARUT - Pemerintah daerah memastikan kondisi di wilayah utara dan tengah Kabupaten Garut aman pasca gempa Magnitudo (M) 6,1 mengguncang pada Sabtu 3 November 2022 sore.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, menyatakan kondisi dipastikan aman setelah pemerintah mengerahkan seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dalam pemantauan di wilayah utara dan tengah. 

"Jadi secara umum, secara keseluruhan Garut Utara dan Garut Tengah dapat dikatakan aman. Kecuali titik di sini (Kecamatan Selaawi) dan alhamdulillah kita sudah tanggulangi. Mudah-mudahan juga tidak ada lagi laporan pantauan yang menambah korban atau bangunan yg rusak," kata Wabup Garut di Kecamatan Selaawi, Minggu (4/12/2022). 

 

Ia mengatakan bahwa ambruknya dinding atap yang menimpa warung dan melukai pemiliknya di Kampung Lembur Tengah, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, merupakan satu-satunya tempat terdampak yang menimbulkan korban di wilayah Garut. 

"Berdasarkan pemantauan langsung di Garut Utara dan Garut Tengah, kami dengan pak sekda kemudian beberapa kepala dinas yang kita kerahkan, itu tidak ada lagi, hanya di sini saja. Untuk pemantauan wilayah selatan dipimpin langsung pak Bupati," ucapnya. 

Baca juga:  Gempa Guncang Garut, Warga Luka Berat Tertimpa Atap

Helmi Budiman menambahkan, Pemerintah Kabupaten Garut telah memberikan bantuan pada warga yang terluka akibat gempa di Selaawi Garut. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai hingga sembako. 

Di tempat terpisah, Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan tidak ada korban jiwa akibat gempa M 6,1 di wilayah Kecamatan Talegong Garut Selatan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai video dan narasi-narasi hoaks soal gempa Garut di wilayah selatan. 

"Kami bersama kepala desa, camat, kapolsek, danramil, serta bu Kepala Puskesmas Talegong, meyakinkan bahwa di Kecamatan Talegong tidak ada korban jiwa, rumah rusak. Kalau retak-retak pasti ada," ujar Rudy Gunawan saat memimpin peninjauan di Garut Selatan. 

Ia pun memastikan kerusakan luar biasa yang dialami di wilayah Talegong pasca gempa merupakan berita hoaks. 

"Tentu saya harap semua waspada, hati-hati dengan hujan besar. Kemarin hujan besar dan terjadi gempa di Talegong ini membuat kepanikan yang luar biasa," ungkapnya. 

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut memerintahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memonitor dampak gempa magnitudo (M) 6,4 yang terjadi Sabtu sore kemarin. Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Perintah Bupati Garut nomor KP. 11.01/4979/TAPEM, yang berisi bahwa hasil peninjauan disampaikan ke call centre Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah di nomor 085220611117.

Pada surat perintah tersebut, lokasi penugasan terbagi kedalam 3 wilayah penugasan, yakni utara, tengah, dan selatan Kabupaten Garut. BPBD Kabupaten Garut pun melakukan assesment pasca gempa di Sabtu pukul 16.49 WIB pada setiap kecamatan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini