Share

Ukraina Tembak Jatuh 60 dari 70 Rudal yang Diluncurkan Rusia dalam Serangan Terbaru

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 18 2721406 ukraina-tembak-jatuh-60-dari-70-rudal-yang-diluncurkan-rusia-dalam-serangan-terbaru-YEcsFzz4hs.JPG Bagian dari rudal jelajah Rusia yang ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Ukraina di wilayah Kiev, Ukraina, 5 November 2022. (Foto: Reuters)

KIEV - Rusia menghujani Ukraina dengan rudal jarak jauh pada Senin, (5/12/2022) menghancurkan rumah-rumah di tenggara dan fasilitas energi, terutama di Wilayah Kiev, Vinnytsia and Odesa, menyebabkan pemadaman listrik. Namun, Kiev mengatakan sistem pertahanan udaranya berhasil membatasi dampaks serangan dengan menembak sebagian besar rudal Rusia.

BACA JUGA: Serangan Drone Ukraina di 2 Pangkalan Udara Rusia Tewaskan 3 Orang

Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Valerii Zaluzhnyi mengatakan dalam keterangan pers bahwa lebih dari 60 dari lebih 70 rudal yang diluncurkan oleh Rusia di wilayah Ukraina ditembak jatuh oleh aset Angkatan Bersenjata Ukraina.

Sirene serangan udara meraung di seluruh negeri dan pria, wanita dan anak-anak berkerumun di sistem metro ibu kota yang besar untuk berlindung selama gelombang besar serangan rudal terbaru sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.

Moskow telah menargetkan jaringan listrik Ukraina dalam gelombang serangan yang intens sejak Oktober, dan perusahaan energi negara Ukrenergo, yang mengoperasikan jaringan listrik nasional, mengatakan lebih banyak infrastruktur telah terkena pada Senin.

Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor kepresidenan Ukraina, mengatakan rudal telah menghantam gedung-gedung di Zaporizhzhia di tenggara, menghancurkan beberapa rumah dan menewaskan dua orang.

Pasokan air di wilayah Odesa telah dihentikan karena semua stasiun pompa dan jalur cadangan padam, perusahaan air daerah mengumumkan di Telegram sebagaimana dilansir Reuters.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kiev, sebuah kota berpenduduk sekitar 3 juta orang, tampaknya telah lolos dari kerusakan serius meskipun gubernur wilayah Kiev mengatakan 40% penduduk wilayah itu dibiarkan tanpa listrik setelah infrastruktur dihantam rudal.

Pejabat Ukraina mengatakan telah memprediksi serangan terbaru Rusia, yang dilancarkan di saat suhu di Kiev mencapai minus 5 derajat Celcius. Warga baru saja diberitahu bahwa pemadaman darurat telah berakhir setelah kerusakan sebelumnya diperbaiki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini