Share

3 Fakta Ruslan Kabur dari Penjara, Rampas Senjata Shootgun Milik Petugas

Tim Okezone, Okezone · Rabu 07 Desember 2022 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 340 2721895 3-fakta-ruslan-kabur-dari-penjara-rampas-senjata-shootgun-milik-petugas-3pruESgfuA.jpg Napi yang kabur, Ruslan alias Joy (foto: dok ist)

TAHANAN titipan Kejari Lamandau, Ruslan alias Joy dilaporkan kabur dari Lapas Klas 2B Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ruslan diketahui masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun dan dia dititipkan di Lapas Klas 2B Pangkalan Bun. Berikut sejumlah faktanya :

1. Kabur Bawa Pistol Shootgun

Joy dilaporkan kabur dari lapas sejak Minggu (4/12/2022) sekitar pukul 05.00 WIB dengan merampas pistol shootgun berisi 6 butir peluru jenis hambur milik petugas jaga Lapas Pangkalan Bun.

 BACA JUGA:Tahanan Ruslan alias Joy Kabur dari Lapas Kalteng, Miliki Jejak Rekam Mengerikan

Kapolres Kotawaringjn Barat (Kobar), Kalteng AKBP Bayu Wicaksono meminta warga Pangkalan Bun untuk waspada terhadap tahanan yang kabur ini.

2. Tusuk Napi hingga Tewas

Pengakuan Ruslan di akun youtube @Juniardi Lnd yang diuploud sekitar Agustus 2019. Di video itu, dia mengatakan dirinya baru saja keluar dari Lapas Nusakambangan di awal 2019 karena kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) dan divonis 3,3 tahun penjara.

 BACA JUGA: Eks Prajurit TNI Ruslan Buton Ikut Aksi 411 di Bundaran Patung Kuda

Usai divonis, Ruslan kemudian dipindahkan ke Lapas Pontianak Kalbar untuk menjalani hukuman. Di dalam Lapas Pontianak Ruslan berulah dengan menusuk seorang narapidana mati hingga ia harus dihukum dalam sel “tikus” dengan diborgol kaki dan tangannya selama 3 bulan.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News


3. Petugas Lapas Pontianak Kewalahan

 

Pihak Lapas Pontianak pun cukup kewalahan dengan aksi brutal Ruslan, akhirnya ia dipindah ke Lapas Nusakambangan untuk menjalani sisa hukuman hingga awal tahun 2019.

Kemudian pada 2021, dia kembali berulah dengan melakukan kejahatan berupa pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan di wilayah hukum Kabupaten Lamandau Kalteng.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini