Share

Sekeluarga Tewas Diracun di Magelang, Pelaku Sakit Hati Ditagih Rp400 Juta

Puji Hartono , iNews · Selasa 06 Desember 2022 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 512 2721718 sekeluarga-tewas-diracun-di-magelang-pelaku-sakit-hati-ditagih-rp400-juta-p8o78ZIhAL.jpg Lokasi kejadian satu keluarga tewas diracun di Magelang. (iNews)

MAGELANG – Selain berlatar belakang sakit hati dan iri, penyulut utama tersangka si anak bungsu membunuh keluarganya dengan racun di Magelang, Jawa Tengah, mengaku tidak nyaman selalu ditagih oleh orang tuanya terkait hasil modal investasi senilai Rp400 juta.

Penyidikan kasus pembunuhan dengan tersangka sang anak yang meracuni ayah, ibu, dan kakak kandungnya menggunakan racun sianida terus bergulir. Anak bungsu berinisial DDS (22) telah ditetapkan tersangka.

Selain bermotif sakit hati dan iri, yang menjadi puncak emosi tersangka menghabisi anggota keluarganya lantaran tidak nyaman selalu ditagih orang tuanya terkait hasil dari modal investasi senilai Rp400 juta.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu botol plastik berisi serbuk kalium cn (sianida), enam pouch arcenic, tiga gelas kaca, satu sendok the, satu telepon genggam, dan dua mobil bernopol palsu.

Plt Kapolresta Magelang, AKBP Mochamad Sajarod Zakun menjelaskan, pelaku ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus pembunuhan ini setelah pihaknya mendapatkan 2 alat bukti.

Sebagaimana diketahui, tewasnya ketiga korban, yaitu Abbas Ashar (58), Heri Riyani (54), dan anak sulungnya Dhea Chairunisa (25) terjadi sekitar jam 70.30 WIB, Senin pekan kemarin. Peristiwa terjadi di Gang Durian, Dusun Prajenan, Desa Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Tersangka DDS (22) yang merupakan anak bungsu korban sengaja mencampurkan golongan sianida pada minuman ketiga korban. Hal ini mengakibatkan keluarganya meregang nyawa.

Sebelumnya, DDS juga pernah melakukan upaya pembunuhan dengan cara mencampurkan racun jenis arsenic ke minuman es dawet. Namun, usahanya itu gagal.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolresta Magelang. Ia bakal dikenai Pasal 340 dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini