Share

Petani Ribut soal Utang, Satu Orang Dibacok Kepalanya

Adi Haryanto, Koran Sindo · Rabu 07 Desember 2022 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 525 2721974 petani-ribut-soal-utang-satu-orang-dibacok-kepalanya-LQSgLFEyUW.jpg Petani ditangkap polisi usai membacok temannya (Foto : MPI)

BANDUNG BARAT - Tersinggung oleh perkataan temannya, seorang petani warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terpaksa digelandang ke Mapolsek Padalarang lantaran membacok kawannya.

Pelaku DC (53) melakukan tindak penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis golok kepada temannya yang bernama OS dan juga merupakan warga sekitar. Akibat kejadian tersebut, korban yang merupakan seorang petani itu mengalami luka bacok di bagian kepala samping bagian kiri sehingga harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.

"Keduanya saling kenal dan berprofesi sebagai petani. Jadi golok yang dibawa pelaku memang dipakai untuk bertani, dan saat itu karena emosi dipakai melukai korban," kata Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang, Selasa (6/12/2022).

Dia mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 2 Desember 2022, sekira pukul 14.00 WIB, di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB. Pelaku yang sedang bekerja di kebun milik Idik lalu akan mengambil benih sawih dan melintas di depan korban yang sedang bekerja di kebun tidak jauh dari kebun tempat pelaku bekerja.

Lalu korban memanggil pelaku lalu berkata, "Kadie siah D, majar sia ngomong aing hese mayar ka sia." (Ke sini kamu D, katanya kamu bilang saya susah bayar ke kamu). Pelaku lalu bertanya siapa yang bilang seperti itu, namun korban tidak memberikan jawaban.

Pelaku lalu mendekati korban dan berusaha menamparnya, namun tidak kena. Pelaku pun sempat terjatuh, lalu dia berdiri sambil emosi, hingga akhirnya membacokan golok yang dibawanya ke kepala bagian kiri korban. Setelah korban tergeletak pelaku lalu kabur melarikan diri.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Warga yang melihat kejadian itu lalu membawa korban ke RS Karisma Ciamereme untuk mendapatkan pertolongan. Namun karena lukanya cukup serius akhirnya korban dirujuk ke RS Dustira Cimahi untuk menjalani operasi. Sementara pelaku ditangkap oleh unit Reskrim Polsek Padalarang selang dua jam usai melakukan penganiayaan tersebut.

"Pelaku kini sudah ditangkap dan barang bukti golok juga ikut diamankan. Dia dijerat Pasal 351 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara," sebutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini