Share

Dua Oknum Prajurit Ditangkap Bawa 75 Kg Sabu, Kodam I/BB: Kalau Terbukti Dipecat

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 18:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 608 2721847 dua-oknum-prajurit-ditangkap-bawa-75-kg-sabu-kodam-i-bb-kalau-terbukti-dipecat-l5pkqDNy6z.jpg Jika terbukti membawa 75 kg sabu, 2 oknum prajurit TNI akan dipecat. (Ilustrasi/Dok Okezone)

MEDAN - Polisi menangkap dua oknum prajurit TNI AD terkait kasus kepemilikan dan perdagangan gelap 75 kilogram (kg) narkoba jenis sabu dan 40 ribu butir pil ekstasi di Deliserdang, Sumatera Utara. Kedua oknum prajurit itu kini terancam dipecat.

Hal itu dikatakan Kepala Penerangan Kodam I/BB, Kolonel Rico Siagian, Selasa (6/12/2022).

"Pasti dihukum berat dan di PTDH (pemecatan tidak dengan hormat), kalau terbukti," ujar Rico.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan melindungi oknum anggota yang terlibat tindak pidana narkoba. Mereka akan memberikan tindakan tegas.

"Kita tegas untuk semua anggota. Pasti itu," ucapnya.

Rico menyebut, saat ini kedua oknum prajurit TNI AD itu masih menjalani pemeriksaan di Polisi Militer Kodam (Pomdam) I/BB.

"Masih diperiksa. Tapi laporan yang saya terima, keduanya ditangkap bersama barang bukti narkoba. Jumlah pastinya berapa saya juga belum tahu," kata Rico.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap dua oknum prajurit TNI Angkatan Darat dari tempat pencucian mobil di depan Markas Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 121/KC, Kecamatan Galang, Deliserdang, Sumatera Utara pada Senin, 5 Desember 2022. Keduanya ditangkap dalam kasus kepemilikan dan peredaran narkoba.

Dari informasi yang dihimpun, kedua oknum prajurit TNI yang ditangkap adalah Sertu YT dan Pratu RH. Sertu YT disebut merupakan personel Kodim 0208/AS, sedangkan Pratu RH berdinas di Batalion Infanteri 125/SMB Brigif 7/RR. Mereka ditangkap berikut barang bukti 75 kilogram sabu-sabu dan 40 ribu butir pil ekstasi.

Mereka disebut mengambil narkoba itu dari seseorang di kawasan Tanjungbalai untuk kemudian dibawa ke Medan. Namun saat masih berada di Deliserdang, keduanya ditangkap tim dari Direktorat Narkoba Mabes Polri yang dipimpin Iptu, Edi Lestari. Sementara narkoba yang disita didapat dari dalam mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BK 1020 LE yang digunakan kedua oknum Prajurit TNI tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, membenarkan adanya penangkapan dua oknum prajurit TNI AD itu. Hadi menyebutkan keduanya ditangkap oleh Direktorat 4 Bareskrim Polri.

"Iya, itu dari Direktorat 4 (Narkoba) Bareskrim Polri yang ungkap," kata Hadi dikonfirmasi, Selasa (6/12/2022).

Namun Hadi tidak menjelaskan secara detail kronologis penangkapan tersebut. Itu karena Polda Sumut hanya sekedar 'membackup' personel dari Bareskrim yang melakukan pengungkapan tersebut.

"Polda Sumut mem-backup saja. Saat ini tersangka sudah diserahkan ke POM," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini