Share

Geger Mahasiswi Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Azhari Sultan, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 23:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 340 2724158 geger-mahasiswi-ditemukan-tewas-di-kamar-kos-omHJyeLoKC.jpg Geger mahasiswi ditemukan tewas di kamar kos. (Ilustrasi/Freepik)

MUAROJAMBI - Warga Perumahan Mendalo Asri, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muarojambi, Jambi digegerkan dengan penemuan mayat seorang mahasiswi di kamar kos Nodis, lantai 2.

Jenazah yang diketahui berinisial PGN (21) merupakan mahasiswi Universitas Jambi (UNJA) Fakultas Pertanian, semester 7.

Dari identitas lain yang didapat, korban merupakan warga Desa Teladan Timur, Kelurahan Teladan Timur, Kecamatan Medan Kota, Provinsi Sumut.

Kasi Humas Polres Muarojambi, AKP Amradi mengatakan, korban pertama kali ditemukan temannya berinisial RS.

Saat itu, saksi yang kamar kosnya berada tepat di depan pintu kamar kos korban ingin melihat PGN. Ternyata, sembari memanggil pintu kamar korban tidak terkunci.

Ketika masuk, saksi melihat korban dalam posisi terlentang baring di atas kasur ditutupi selimut warna putih. Menyaksikan ada yang tidak beres, saksi memberanikan diri memegang kaki korban.

Betapa terkejutnya RS saat merasakan kaki temannya tersebut terasa dingin. Kemudian, sedikit panik, dirinya memberi tahu pacar korban.

Mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Kos Nodis merupakan kos khusus perempuan. Dari pemeriksaan petugas, tidak ditemukan kerusakan pada kunci kamar maupun daun pintu kamar kos korban," tuturnya, Jumat (9/12/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Dia menambahkan, sewaktu Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saksi masih mendengar korban batuk dari kamarnya hingga suaranya terdengar di luar kamar.

"Berdasarkan keterangan ibu kandung korban di Medan, bahwa almarhum mengidap penyakit TBC (paru-paru). Selama 6 bulan ini rutin mengkonsumsi obat TBC," kata Amradi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dibawa ke RS Raden Mattaher untuk dilakukan otopsi. "Korban juga diberikan formalin untuk dibawa ke kampung halamannya di Medan," ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini