Share

Status Gunung Semeru Turun Siaga, Warga Diminta Jaga Jarak Sejauh 13 Km

Arif Budianto, MNC Portal · Jum'at 09 Desember 2022 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 09 519 2723930 status-gunung-semeru-turun-siaga-warga-diminta-jaga-jarak-sejauh-13-km-7v49aSLBi4.jpg Gunung Semeru (Foto : Antara)

BANDUNG - Kendati status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, turun status dari Awas menjadi Siaga, namun Badan Geologi meminta masyarakat tetap menjaga jarak dan tidak beraktivitas di sekitar sungai yang berpotensi menjadi aliran lahar.

"Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan dan Kali Lanang sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi, " kata Plt Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan resminya, Jumat (9/12/2022).

Badan Geologi juga menyarankan, di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas di sungai. Serta tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Hal itu karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

 Baca juga: Status Gunung Semeru Turun dari Awas ke Siaga Level III

Dia meminta masyarakat mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta tidak terpancing oleh berita berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas Gunung Semeru.

Sebelumnya, Badan Geologi menurunkan status Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, dari level IV (Awas) menjadi level III (siaga) mulai pukul 12.00 WIB, Jumat (9/12/2022). Penurunan status ini menyusul aktivitas Gunung Semeru yang terus menurun setelah erupsi beberapa hari lalu.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Mengingat karakteristik erupsi Gunung Semeru, potensi ancaman bahaya, hasil pemantauan visual dan kegempaan, maka tingkat aktivitas Gunung Semeru kami diturunkan dari Awas menjadi Siaga," kata Muhammad Wafid.

Turunnya status semeru tak lepas dari aktivitas gunung yang terus menurun, seperti gempa, hembusan awan panas, larva, dan lainnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini