Share

Rawan Macet, Kawasan Wisata Yogya Bakal Diberlakukan Satu Arah saat Nataru

Erfan Erlin, iNews · Kamis 22 Desember 2022 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 22 510 2732117 rawan-macet-kawasan-wisata-yogya-bakal-diberlakukan-satu-arah-saat-nataru-Q3WcPttI4N.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

YOGYAKARTA - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan berlakukan sistem satu arah di sejumlah kawasan wisata yang berpotensi mengalami kemacetan atau stagnansi arus lalu lintas. Di samping itu, rekayasa juga akan diberlakukan untuk obyek wisata khusus terutama yang memiliki kontur jalan yang terjal.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, berdasarkan informasi dari Kementerian Perhubungan, jumlah wisatawan yang akan masuk ke wilayah DIY sebanyak 5 juta orang. Sebelumnya, ada prediksi dari Dinas Perhubungan lokal, jumlah wisatawan hanya 4 juta orang.

"Tetapi karena bersamaan dengan libur sekolah maka akan meningkat jadi 5 juta wisatawan. Makanya, kami akan berusaha keras mengantisipasi lonjakan jumlah wisatawan yang akan berlibur ke DIY selama libur Natal dan Tahun Baru," tuturnya, Kamis (22/12/2022).

BACA JUGA:Tempat Hiburan di Surabaya Dilarang Beroperasi saat Malam Natal 

Pihaknya akan mengantisipasi kepadatan arus di wilayah wisatawan di mana lokasi di DIY ada 35 titik yang rawan mengalami kepadatan lalu lintas. Sebab itu, pihaknya akan mendirikan Posko Pengamanan 17 dan Pos Layanan 4 buah dan 5 Pos Terpadu.

Pihaknya akan melaksanakan kegiatan rekayasa atau manajemen lalu lintas. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan dan juga mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang berpotensi stagnansi atau macet.

BACA JUGA:Jalur Puncak Dialihkan 12 Jam saat Malam Tahun Baru, Ini Jadwalnya 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk Kabupaten Sleman lokasi rekayasa lalu lintas akan mereka lakukan di Tebing Breksi dan Obelix Hills. Di mana, untuk menuju ke dua lokasi tersebut harus menempuh perjalanan yang terjal.

"Kita melakukan bagaimana cara bertindak," tambahnya

Untuk wisata Tebing Breksi itu nanti akan ada 7 titik yang tentunya bagaimana wisatawan mencapai lokasi. Artinya, apabila ditemukan atau ada bus 10 yang dari atas turun ke bawah dan ada satu bus yang akan naik maka akan diutamakan yang satu bus ke atas mengingat jalan yang sangat terjal.

Demikian juga di daerah Gunungkidul itu banyak pantai dan sebuah wisata yang sangat ramai dikunjungi yaitu HeHa Ocean View. Karena tak hanya musim liburan, di akhir pekanpun mengalami lalu lintas cukup padat.

"Saat ini, sebenarnya sudah dilakukan beberapa rekayasa, dilakukan one way atau satu jalur," tambahnya.

Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan di Parangtritis. Di mana, jembatan Kretek 2 kini sudah jadi dan akan dibuka untuk libur Nataru tersebut. Sehingga nanti diharapkan tidak ada lagi masalah lalu lintas.

Mereka akan memberlakukan sistem arus lalu lintas satu arah di kawasan Parangtritis. Arus lalu lintas satu arah atau oneway juga akan diberlakukan di Pantai Baron serta Pantai Indrayanti yang berada di Kabupaten Gunungkidul.

"Kami juga harus memastikan tidak akan ada stagnansi di mana arus tetap akan mengalir dengan baik selama musim libur Nataru nanti terutama di daerah obyek wisata," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini