Share

Polisi Bakal Uji Balistik Peluru yang Bersarang di Kepala Bocah 4 Tahun Asal Sleman

Erfan Erlin, iNews · Kamis 22 Desember 2022 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 22 510 2732545 polisi-bakal-uji-balistik-peluru-yang-bersarang-di-kepala-bocah-4-tahun-asal-sleman-zIAwMaQurG.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

YOGYAKARTA - Polda DIY menerangkan kronologi kejadian polisi memberikan tembakan peringatan yang akhirnya pelurunya diduga mengenai bocah perempuan berusia 4 tahun asal Sleman berinisial JM, Minggu (19/12/2022) lalu.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto mengatakan, Peristiwa tersebut bermula ketika Polres Sleman mendapat laporan dari masyarakat yang menyebutkan jika ada warga yang membuat onar. Kemudian anggota Polsek Ngaglik mendatangi lokasi kejadian

 BACA JUGA:Ferdy Sambo Ungkap Alasan Pengamanan CCTV, Sempat Kepedean

Warga yang berbuat onar tersebut itu tidak kooperatif sehingga anggota menilai perlu dilakukan penembakan peringatan atau perlu dilakukan syok terapi dengan cara mengeluarkan tembakan peringatan kepada yang bersangkutan. Arah tembakan peringatan ini lazimnya diarahkan ke atas.

"Lazimnya diarahkan ke atas. Setelah diberikan tembakan peringatan syok terapinga dapat sehingga kemudian berhasil di bawa ke kantor Polsek Ngaglik diamankan dan karena memang pidananya belum ada sehingga yang bersangkutan itu dikembalikan," tutur dia.

Kemudian di sore harinya kurang lebih jam 18.00 WIB, Polsek Ngaglik mendapatkan informasi jika ada warganya yang dalam kondisi sakit dan informasinya ada barang asing yang ada di kepalanya. Memudian dilakukan pengecekan ke Rumah Sakit.

Sampai saat ini memang belum dapat dipastikan apakah benda asing itu berasal dari senjata milik anggota yang pada jam kurang lebih 12 itu ditembakkan peringatan atau bukan. karena saat ini sedang dilakukan pemeriksaan

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

"Saat ibi sedang dilakukan pemeriksaan di laboratorium," terang dia

Polda dalam hal ini mengaksistensi prosesnya yang ada di Sleman. Untuk terperiksaannya sementara semuanya masih sedang dalam proses, berapa dan siapa saja yang diperiksa pihaknya belum mengupdate ke propam.

Yulianto menyebut semuanya saat ini belum bisa mengatakan terperiksa. Tetapi dia menandaskan sudah mengambil langkah-langkah Untuk pengumpulan informasi dan bahan keterangan.

"Keterangan tersebut akan digunakan untuk membuat terang peristiwanya," ujar dia.

Yuli mengatakan kalau memang ada laporan resmi kemudian meningkat kepada penyelidikan ataupun penyidikan tentu nanti akan mereka sampaikan. Namun yang jelas Polda sudah olah TKP meskipun itu belum dalam rangka pengumpulan informasi.

Untuk uji balistik, Yulianto menandakan semua hal akan dilakukan untuk mencari titik terang peristiwa tersebut. Termasuk dengan melakukan uji balistik sehingga nanti diketahui asal benda asing tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini