Share

Sempat Mengaku Temukan Bayi, Remaja Putri Akhirnya Akui Itu Anaknya

Yohanes Demo, MNC Portal · Jum'at 23 Desember 2022 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 23 510 2733000 sempat-mengaku-temukan-bayi-remaja-putri-akhirnya-akui-itu-anaknya-yryfcaN4WZ.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

YOGYAKARTA - Kasus penemuan bayi di depan rumah warga Ngentak, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, yang sempat menggegerkan warga pada Kamis (22/12/2022) akhirnya terungkap.

Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki itu tak lain adalah anak dari EP (18) yang pada awalnya mengaku menemukan bayi di depan pintu rumah.

 BACA JUGA:Puncak Arus Mudik Nataru di Bandara Soekarno-Hatta, Jumlah Penumpang Hampir 150 Ribu

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, hingga saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan lebih lanjut. Saat ini, EP, ibu dari bayi tersebut masih dalam perawatan di rumah sakit.

"Untuk EP masih belum bisa diminta banyak keterangan karena kondisinya belum stabil," katanya, Jumat (23/12/2022).

 BACA JUGA:Jelang Nataru, Arus Kendaraan Masuk Jateng Naik 70 Persen

Jeffry mengatakan, berdasarkan pengakuan awal dari EP, pada hari Kamis sekira pukul 03.00 WIB ia mendengar suara tangisan bayi dari luar rumah, namun saat itu EP tidak berani keluar. Di pagi hari, sekira pukul 06.00 WIB EP baru mengecek sumber suara bayi itu.

"EP sempat menelfon ibunya karena panik dengan mengatakan bahwa dia menemukan bayi, tapi karena kesibukan ibu dari EP baru bisa pulang ke rumah pada pukul 11.00 WIB," katanya.

Setibanya di rumah, ibu dari EP menyarankan untuk melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian. Selanjutnya Bhabinkamtibmas setempat datang ke lokasi dan ditindaklanjuti dengan meminta bantuan ambulans.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Selesai melakukan penanganan terhadap si jabang bayi, kemudian petugas kepolisian melanjutkan penyelidikan di rumah pelapor. Petugas kemudian melakukan penggeledahan di kamar tidur EP dan didapati plasenta yang terbungkus plastik.

Ketika itu kondisi EP semakin lemah sehingga dilakukan perawatan di Puskesmas 1 Kasihan. Dari hasil interograsi terhadap EP, ia mengakui bahwa bayi tersebut adalah anak yang ia lahirkan.

"EP melahirkan secara mandiri tanpa bantuan medis. Proses persalinan berlangsung alami tanpa adanya obat untuk membantu mengeluarkan janin," terang Jeffry.

Dari hasil keterangan, EP mengaku bahwa bayi tersebut adalah hasil dari hubungan suami istri dengan seorang lelaki berinisial L (18) warga Ringkop, Kabupaten Gunungkidul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini