JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ikut merespons adanya permintaan maaf dari Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte atas keterlibatan Belanda dalam perbudakan selama 250 tahun.
Okezone mengulas fakta-fakta soal permohonan maaf Belanda ke Indonesia akibat penjajahan di masa lalu. Berikut ulasannya:
1. Wapres Minta Permohonan Maaf Diajukan secara Resmi
Mantan Ketua MUI ini menegaskan permintaan maaf tersebut langsung diajukan secara resmi kepada pemerintah Indonesia.
“Ya kalau dia memang itu ajukan aja resmi kepada pemerintah,” tegas Wapres di sela kunjungan kerjanya di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (23/12/2022).
Baca juga: Wapres: Mitigasi Bencana Harus Sistematis dan Terencana
2. Jika Belanda Minta Maaf secara Resmi, Pemerintah Akan Merespons
Lebih lanjut dia mengatakan, jika permintaan maaf Belanda terkait perbudakan saal kolonial telah resmi disampaikan, maka pemerintah akan segera melakukan respons.
Baca juga: Wapres Ingatkan Masyarakat Siapkan Diri Hadapi Potensi Bencana saat Nataru
“Nanti pemerintah akan merespons, seperti apa responsnya kan. Nanti pemerintah memperbincangkan itu,” katanya.
3. Pemerintah Tak Akan Merespons Jika Belanda Tak secara Resmi Minta Maaf
Masih kata Ma’ruf, jika tidak jelas permintaan maafnya dan belum resmi maka tidak akan ada respon apapun.
“Jadi kalau tidak jelas, belum resmi, sampaikan saja kepada pemerintah, nanti pemerintah akan merespons seperti apa,” tegasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.