Share

4 Garong Perangkat BTS Ditangkap, Pelaku: Kami Belajar dari Youtube

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 27 Desember 2022 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 27 608 2735332 4-garong-perangkat-bts-ditangkap-pelaku-kami-belajar-dari-youtube-fW7NKuwm7w.jpg Garong BTS berhasil diringkus/Foto: Wahyudi Aulia

MEDAN - Polda Sumatera Utara menangkap sebanyak 4 orang tersangka pelaku pencurian spesialis perangkat keras menara telekomunikasi (Base Tranceiver Station/BTS) yang kerap beraksi di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Keempat tersangka adalah S, A, B dan D. Mereka mengaku mencuri setelah mendapat inspirasi dan cara mengolah perangkat keras tersebut menjadi logam yang bernilai ekonomis tinggi.

 BACA JUGA:Catatan Jasa Marga Usai Natal: Transaksi di GT Cileunyi Naik 15,99% dan GT Cikunir Naik 32,41%

"Barangnya dilebur, diambil emasnya lalu dijual. Belajarnya dari Youtube," kata salah seorang tersangka saat paparan hasil operasi Sikat Toba 2022 di Mapolda Sumut, Selasa (27/12/2022).

 

Tersangka mengaku untuk setiap keping perangkat keras yang dicuri bisa dijual seharga Rp 400 ribu. Di setiap menara BTS yang mereka bongkar ada 4 keping piranti jenis tersebut.

 BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Warga DKI Makin Gemari Pencak Silat

Perangkat tersebut berfungsinya untuk mengatur sinyal telekomunikasi. Di mana jika perangkat itu dicabut, maka menara BTS akan kehilangan kemampuan untuk menangkap ataupun memancarkan sinyal.

"Ada penadahnya khusus. Tapi belum sempat kita jual, baru mengumpulkan saja," sambungnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan keempat tersangka ditanya setelah pihaknya menerima laporan dari perusahaan telekomunikasi yang mengaku perangkat di menara BTS mereka di sejumlah daerah dicuri. Yakni di Medan, Deliserdang, Binjai dan Langkat.

"Berangkat dari laporan itu, tim kita melakukan penyelidikan dan menjadikan tindak pidana ini sebagai target operasi. Mereka ini sudah beraksi di 7 titik dan dari mereka berhasil kita sita barang bukti perangkat BTS yang belum sempat dijual," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini