Share

Kunjungi Taman Nasional Bali Barat, Sandiaga : Jalak Bali Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan

Nyoman Sudika, iNews · Jum'at 30 Desember 2022 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 30 244 2737510 kunjungi-taman-nasional-bali-barat-sandiaga-jalak-bali-bisa-jadi-daya-tarik-wisatawan-Ze0XrHBBdB.jpg Menparekraf Sandiaga Uno. (iNews/Nyoman Sudika)

JEMBRANA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Jumat (30/12/2022). Salah satu daya tarik Kemenparekraf yakni mengunjungi penangkaran burung jalak bali, yang berada di sebelah timur kantor TNBB. Jalak bali akan dijadikan salah satu daya tarik kunjungan wisata ke Bali Barat.

Burung jalak bali merupakan salah satu satwa yang habitatnya hanya ditemukan di Bali Barat, yaitu di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana. Saat ini keberadaan jalak bali sudah mulai berkembang seiring terus bertambahnya populasi jalak bali dari 6 ekor saat dimulai penangkaran saat ini sudah menjadi 560 ekor.

Keberadaan jalak bali mendapat perhatian dari Menparekraf. Sandiaga ssecara khusus mengunjungi salah satu tempat penangkaran jalak bali.

Menurutnya, keberadaan jalak bali bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Bali Barat. Untuk itu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya termasuk melakukan promosi pembangunan sarana penunjang dengan mendorong pertumbuhan home stay di Jembrana.

โ€œNanti rekan-rekan polhut bisa menyosialisasikan dan merekrut lebih banyak relawan pencinta alam di Jembrana dan Bali Barat untuk melestarikan alam. Ini menjadi daya tarik dan membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan akan meningkat,โ€ tutur Sandiaga.

Kemenparekraf juga akan mendorong keseimbangan pariwisata Bali. Tidak hanya satu titik di Bali Selatan, tapi bisa diperluas sampai bali barat. Dengan potensi yang ada, Bali Barat bisa menjadi salah satu tujuan wisatawan, baik lokal maupun internasional.

Follow Berita Okezone di Google News

Keberadaan jalak bali saat ini memang sudah mulai bertambah. Selain di tempat-tempat penangkaran jalak bali sudah bisa ditemukan di alam bebas terutama di kawasan hutan TNBB.

Kepala TNBB, Agus Ngurah Krisna menyebut, pihaknya sudah bekerjasama dengan desa penyanding untuk ikut dan berperan serta dalam pelestarian jalak bali.

Untuk pengembangan pariwisata, pihak TNBB memang membatasi kunjungan ke penangkaran. Namun, wisatawan yang mau melihat jalak bali sudah bisa menyaksikannya di alam liar di kawasan TNBB.

Sejumlah objek wisata di TNBB saat ini sudah terkenal ke manca negara, terutama di Pulau Menjangan. Pengembangan pariwisata akan terus didorong dengan pengembangan objek wisata terutama di wilayah Jembrana. Untuk itu, Kemenparekraf sedang membangun ekosistem pariwisata dengan mendorong perkembangan ekonomi kreatif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini