Share

Perayaan Tahun Baru di Solo Berlangsung Tertib, Pengamanan Nataru Terus Berjalan

Romensy August, MNC Portal · Minggu 01 Januari 2023 01:54 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 01 512 2737998 perayaan-tahun-baru-di-solo-berlangsung-tertib-pengamanan-nataru-terus-berjalan-Jr3IGoAL0e.jpg Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi (foto: dok Okezone)

SOLO - Sebanyak 17.200 anggota Polda Jateng masih melaksanakan operasi pengamanan dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru), Minggu (1/1/2023). Mereka tersebar di beberapa titik seperti di gereja-gereja dan lokasi perayaan tahun baru.

"Kami sudah lakukan ploting. Operasi Nataru masih berlaku. Artinya dari 17.200 anggota masih melakukan pengamanan baik di Pospam, Posyan terpadu," ujar Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi di Benteng Vasternberg.

Kapolda menjelaskan, dari 7.620 gereja yang ada di Jawa Tengah, sebanyak 660 gereja masih melakukan misah.

 BACA JUGA:Kapolri: Perayaan Tahun Baru di Seluruh Indonesia Aman dan Lancar

Sedangkan untuk perayaan tahun baru, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sebanyak 20 kabupaten menyelenggarakan Car Free Night (CFN).

"Hari ini sudah kami cek di jajaran polres untuk melakukan kegiatan pengamanan terhitung mulai tadi pukul 19.00 sampai jam 01.00 CFN di seluruh Jateng sudah dilakukan ploting, oleh ajaran para Kapolres," beber dia.

Sementara itu, Wakil Walikota Kota Solo, Teguh Prakosa mengatakan jika pelaksanaan perayaan tahun baru di Kota Solo berjalan lancar.

"Cuaca mendukung sekali saat acara menyambut tahun baru 2023 Pemkot terselenggara," ujarnya.

 BACA JUGA: Awal Tahun 2023, Aceh Besar Diguncang Gempa M3,7 Pusatnya di Darat

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Teguh menyebut bahwa perayaan menyambut tahun baru Pemkot Solo berlangsung meriah namun masih sederhana. Ada 14 titik seni pertunjukan yang ditampilkan sebagai hiburan bagi masyarakat.

"Jadi kami tidak menampilkan artis-artis luar untuk menggerakkan ekonomi. Dua tahun itu bukan waktu yang pendek bagi mereka, tetapi waktu yang panjang," jelas dia.

Teguh pun juga memuji sikap masyarakat dari berbagai daerah yang tumpah ruah di Kota Solo karena ketertiban yang mereka jaga selama mengikuti proses perayaan menyambut tahun baru.

Selain itu, Teguh juga berharap agar seluruh jajaran Forkopimda bisa membuat skenario sedemikian rupa saat menggelar event agar tetap bisa menjaga ketertiban masyarakat.

"Saya tidak menyangka kehadiran masyarakat begitu melimpah tetapi tetap tertib. Ini menjadi contoh, agar perayaan apapun yang tergelar bermanfaat," tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini