Share

2 Begal Apes, Kabur dari Kejaran Warga Masuk Rumah Polisi

Era Neizma Wedya, MNC Portal · Jum'at 06 Januari 2023 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 06 610 2741603 2-begal-apes-kabur-dari-kejaran-warga-masuk-rumah-polisi-uxL3jMEyly.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

PALEMBANG - Risky (22) dan Riki (26), dua begal yang panik dan kabur dari kejaran warga, malah masuk rumah polisi bernama Nanang (53) di Jalan DI Panjaitan Lorong Sinar Ladang 2, Kecamatan Seberang Ulu II.

Mereka pun ditangkap setelah masuk ke halaman belakang rumah polisi di Palembang dan sempat minta perlindungan.

Kedua pelaku tersebut mengaku ke Nanang jika dikejar-kejar warga karena berkelahi, bahkan sempat minta perlindungan pada pemilik rumah. Nanang mengaku kaget ketika melihat kedua pelaku sudah masuk di halaman belakang rumahnya.

"Sekitar pukul 05.00 WIB pagi, saya buka pintu belakang tiba-tiba mereka sudah ada. Mau masuk ke dalam saya tahan, " kata Nanang, Jumat (6/1/2023).

Lalu, Nanang meminta anaknya yang juga anggota polisi untuk memeriksa kedua pelaku. Dan ternyata ada satu senpi dan senjata tajam yang dikantongi. "Kebetulan anak saya juga polisi jadi digeledah dulu pelaku ternyata ada senjata apinya, " kata dia.

Saat Nanang keluar rumah sudah melihat warga ramai-ramai mencari pelaku. Ia pun baru mengetahui ternyata kedua pemuda tersebut begal yang sedang dikejar oleh warga.

"Yang saya tahu mereka begal, tidak tahu dimana dan siapa yang dibegal. Tapi menurut infonya pedagang pempek, itu juga saya kurang tahu, " ujarnya.

Lalu warga menghubungi polisi agar pelaku segera dijemput ke sini dan dibawa ke kantor polisi.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah membenarkan jika pelaku sudah diamankan dan hasil pemeriksaan sementara pelaku melakukan aksi begal dua kali di hari yang sama.

"Pelaku sudah kami amankan, dan hasil pemeriksaan sementara mereka sudah begal dua kali. Sekarang masih diproses pemeriksaan lebih mendalam, " katanya.

Polisi menyita barang bukti berupa senjata milik pelaku yang digunakan saat beraksi. "Senjata api dan pisau milik pelaku kami sita, " katanya.

Dihadapan petugas Risky saat diamankan di Polrestabes, Palembang mengakui perbuatan melakukan aksi begal yang hari ini sudah dua kali.

"Hari ini dua kali pak kami melakukan aksi begal, jam 3 subuh kami beraksi di Jakabaring berhasil merampas motor, dan kedua kali ini pukul 5, subuh di kawasan Plaju dan kami tertangkap," ungkapnya

Terkait Senpi yang dibawa, Risky mengaku, senpi itu didapat dari kawasan Mesuji seminggu lalu.

"Kami baru pak melakukan aksi ini. Saya dulu bekerja di rumah makan Pak, ada kawan saya yang menggadaikan senpi ini, saya beli Rp 700 ribu, dan untuk peluru belum saya pernah tembakan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini