Share

Geger! Mayat Perempuan Ditemukan di Sumur Sedalam 10 Meter di Bantul

Erfan Erlin, iNews · Selasa 10 Januari 2023 09:39 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 510 2743297 geger-mayat-perempuan-ditemukan-di-sumur-sedalam-10-meter-di-bantul-GfsR3EU1JS.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

BANTUL - Warga Dusun Cawan RT 33 Kalurahan Argodadi Kapanewon Sedayu Bantul geger. Salah satu warganya, St (34) dikabarkan pergi meninggalkan rumah, Senin (9/1/2023) siang dan ditemukan meninggal terperosok dalam sumur.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry menuturkan Senin pagi, ada tetangga korban yang melihat korban pergi meninggalkan rumah sekira pukul 08.00 WIB. Namun tetangga korban tidak terlalu memperhatikan kepergian korban.

 BACA JUGA:5 Negara Bagian di Rusia yang Mayoritas Penduduknya Beragama Islam

Selanjutnya, pukul 12.00 WIB Suami Korban R (40) sepulang dari kerja tiba ternyata tidak melihat korban di dalam rumah. kemudian R meminta bantuan ke warga masyarakat sekitar rumah untuk membantu mencari korban.

"Namun tak kunjung ditemukan, warga pun semakin banyak yang membantu mencari korban," terang dia.

Pukul 18.00 WIB, warga curiga di sumur belakang rumah didapati dalam keadaan terbuka. Padahal sebelumnya tertutup kayu triplek, sehingga warga masyarakat berusaha memastikan keadaan di dalam sumur dengan menggunakan lampu penerangan.

 BACA JUGA:3 Pendekar Tersakti di Tanah Jawa yang Lenyap Tanpa Jejak

Di sumur sedalam 10 meter tersebut korban ditemukan dalam keadaan sudah mengambang. Warga kemudian menghubungi Polsek Sedayu untuk penanganan lebih lanjut.

Sekitar Pukul 19.00 WIB, petugas Polsek Sedayu Cek TKP dan melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi dan memasang Police Line. Pukul 20.30 WIB Tim Basarnas DIY , TRC Kab. Bantul dibantu relawan FPRB Argodadi evakuasi korban dari dalam sumur kedalaman 10 meter

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian Tim Identifikasi Polres Bantul dan Tim Medis dari Klinik Bunga Hapsari melakukan identifikasi terhadap Korban dan kondisi Korban. Hasilnya menyatakan bahwa korban dalam keadaan sudah meninggal dunia belum lebih dari 24 jam

"Tidak ada tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan terhadap korban. ada luka lebam di tangan sebelah kiri diperkirakan oleh tim medis karena benturan benda di sekitar sumur. Senin malam jenazah dimakamkan," kata dia.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat depresi bawaan dan sudah dirujuk ke Puskesmas Sedayu untuk berobat rutin namun korban diperkirakan tidak minum obat secara rutin memperburuk kesehatannya. Depresi trauma kejiwaan diperkirakan oleh tim medis disebabkan dari kesehatan Hormonalnya maupun bisa dipicu dari problem ekonomi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini