Share

Gunung Semeru Alami 28 Kali Erupsi sejak Dini Hari

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 10 Januari 2023 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 519 2743394 gunung-semeru-alami-28-kali-erupsi-sejak-dini-hari-0BsOJ7v2tY.jpg Gunung Semeru. (Pos PGA Gunung Semeru)

LUMAJANG - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Tercatat gunung tertinggi di Pulau Jawa ini telah erupsi 28 kali sepanjang Selasa dini hari hingga pagi (10/1/2023). Hal ini menunjukkan aktivitas gunung masih fluktuatif.

Petugas pos pengamatan api (PGA) Semeru Yadi Yuliandi menuturkan, sepanjang Selasa dini hari hingga pagi ini, Gunung Semeru telah 28 kali mengalami gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 12-24 mm, dan lama gempa 52-145 detik.

"Tiga kali gempa guguran dengan amplitudo 3-7 mm dan lama gempa 30-65 detik," ucap Yadi Yuliandi, melalui keterangan tertulisnya, pada Selasa (10/1/2023).

Yadi menambahkan, Gunung Semeru tercatat mengeluarkan dua kali hembusan dengan amplitudo 2 - 8 mm, dan lama gempa 37 - 60 detik. Pos PGA juga mencatat sebanyak satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 927 detik.

"Statusnya masih level III atau siaga," ucapnya.

Pihaknya meminta masyarakat tidak beraktivitas di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi Gunung Semeru. Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

"Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak," ucapnya.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Ia meminta tidak ada aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini