Share

Jelang Vonis Mati, Herry Wirawan Aktif di Masjid hingga Ajarkan Napi Mengaji

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Selasa 10 Januari 2023 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 525 2743602 jelang-vonis-mati-herry-wirawan-aktif-di-masjid-hingga-ajarkan-napi-mengaji-OMilnU08jg.jpg Herry Wirawan (foto: dok MNC Portal)

BANDUNG - Herry Wirawan, terpidana kasus pemerkosaan terhadap belasan santriwati hingga hamil dan melahirkan kini tengah menanti hukuman mati.

Herry menghadapi vonis mati setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukannya. Putusan kasasi menguatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung yang menjatuhkan vonis mati terhadap predator seks itu.

 BACA JUGA:Herry Wirawan Dihukum Mati, Korban Perkosaan dan Anak yang Dilahirkan Bakal Dilindungi Negara

Di sisa hidupnya menjelang vonis mati, Herry Wirawan dikabarkan aktif mengikuti kegiatan pembinaan di Masjid Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru, tempat dia ditahan. Tidak hanya aktif mengikuti kegiatan di masjid, Herry Wirawan juga bahkan rajin mengajari napi Lapas Kebonwaru mengaji.

"Dia masih mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan dan aktif juga di masjid ya, dia ikut juga membantu temen-temen belajar mengaji dan sebagainya karena Herry kan basisnya di pesantren jadi bisa disampaikan ilmunya ke teman-teman yang lain," ungkap Kepala Rutan Kebonwaru Bandung, Suparman, Selasa (10/1/2023).

Suparman juga mengungkapkan, Herry Wirawan dalam kondisi baik. Bahkan, tidak ada perubahan perilaku usai MA menolak kasasinya. Herry Wirawan pun, tambah Suparman, sudah dijenguk pihak keluarga.

"Seminggu yang lalu (keluarga menjenguk Herry Wirawan). Biasa aja lah ngobrol. Alhamdulillah yang bersangkutan juga tidak ada reaksi yang berlebihan," katanya.

 BACA JUGA:Kapan Herry Wirawan Dieksekusi Mati? Kejati Jabar: Tunggu Berkas Putusan Kasasi

Lebih lanjut Suparman mengatakan, usai MA menolak kasasi, Herry Wirawan bakal dipindahkan ke rutan yang lebih besar. Upaya tersebut dilakukan karena hukuman yang diterima Herry Wirawan tergolong tinggi.

"Sudah pasti (dipindahkan) apalagi hukuman-hukuman tinggi seperti itu kita akan geser ke lapas yang lebih besar, karena memang rutan itu diperuntukkan pada masa proses praperadilan saja atau masa ditahan oleh pihak penahan," jelasnya.

 

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Meski begitu, Suparman belum bisa menyebutkan rutan mana yang nantinya akan menjadi tempat penantian vonis mati Herry Wirawan. Dia mengaku, bakal berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi terkait.

"Nanti kita koordinasi dulu, nanti kita akan sampaikan ke temen-temen kapan kita akan laksanakan," katanya.

Diketahui, pada April 2022, Herry Wirawan divonis mati usai Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung mengabulkan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut hukuman mati.

Hukuman ini lebih berat dari vonis Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menghukum Herry dengan pidana penjara seumur hidup.

Oknum pimpinan salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kota Bandung ini terbukti memperkosa 13 santriwatinya. Bahkan, akibat perbuatan bejatnya, 8 santriwati hamil dan salah satunya hamil dua kali hingga lahir 9 bayi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini