Share

Usai Isi BBM, Motor Ini Tiba-Tiba Terbakar saat Dinyalakan di SPBU

Era Neizma Wedya, MNC Portal · Selasa 10 Januari 2023 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 610 2743202 usai-isi-bbm-motor-ini-tiba-tiba-terbakar-saat-dinyalakan-di-spbu-kThalQOng9.jpg Sepeda motor terbakar di SPBU (Foto: Era Neizma)

LUBUKLINGGAU - Satu unit sepeda motor Suzuki Thunder terbakar usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan pada Senin (9/1/2023) sekitar pukul 13.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas SPBU yang mengetahui adanya kebakaran tersebut langsung memadamkan api dengan mengunakan apar.

Akibat kejadian itu, motor hangus terbakar. Pemilik motor diamankan untuk dimintai keterangan. BACA JUGA:Bikin Panik Warga, Sebuah Motor Terbakar di Depan SPBU Bekasi

Sedangkan lokasi SPBU pasca kejadian untuk sementara dipasang garis polisi. Kejadian itu juga langsung ditinjau oleh Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi. Sekaligus pula Kapolres memerintahkan anggotanya untuk mengamankan motor serta memeriksa pemiliknya.

Informasi yang dihimpun, kronologi kejadian berawal saat pemilik motor Suzuki Thunder mengisi BBM jenis pertalite. Setelah selesai mengisi BBM, diduga saat hendak menyalakan motor, api tiba-tiba keluar dan membesar. Hingga menyambar seluruh bagian motor.

"Dengan terjadinya insiden tadi, kita akan memeriksa yang pertama yang bagian ngisi, manajer dan yang ketiga pembelinya," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi.

BACA JUGA:Pemotor Tabrak Pejalan Kaki di Tangsel, Motor Terbakar 

Follow Berita Okezone di Google News

Kapolres menjelaskan, pembeli atau pemilik motor termasuk barang bukti langsung dibawa ke Polres Lubuklinggau. "Saya perintahkan untuk anggota untuk diamankan ke Polres untuk dilakukan pemeriksaan disana. Apabila terjadi tindak pidana, kita akan proses," tegasnya.

Ditanya mengenai tangki motor yang hangus terbakar diduga modif, Kapolres mengaku belum tahu. "Kita belum tahu. Hasil dari pemeriksaan nanti naru bisa tahu. Ini baru keterangan, ya interograsi saja," katanya.

Lebih lanjut ditanya bila ada pelanggaran, Kapolres menegaskan alan diproses sesuai ketentuan. "Ya sesuai ketentuan Undang-undang migas," katanya.

Sementara itu Sales Branch Manager Pertamina Rayon IV, M Tsaqip Fauzan menjelaskan, pasca kejadian dirinya menyarankan untuk sementara SPBU berhenti dulu operasional. Sebab, pasca kejadian harus dicek dulu kelistrikannya.

"Ini pembelajaran untuk kita semua, untuk motor yang setelah mengisi memang dianjurkan itu adalah setelah selesai mengisi dibawa dulu motornya sedikit keluar daria area minimal 2 sampai 3 meter, baru dinyalakan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini