Share

Pesta Sabu Hasil Patungan, Tiga Sopir Truk BBM Ilegal Ditangkap

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 10 Januari 2023 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 610 2743808 pesta-sabu-hasil-patungan-tiga-sopir-truk-bbm-ilegal-ditangkap-FM2R4Um9rE.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

PALEMBANG - Tiga orang pria yang berprofesi sebagai sopir truk ditangkap polisi saat sedang pesta narkoba jenis sabu, di Jalan Kapten Robani Kadir, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang.

Kapolsek Plaju Palembang, AKP Firmansyah mengatakan, bahwa ketiga tersangka yakni Bismar (43), Ahmad Solihin (29), dan Hendra Sopian (34). Ketiganya merupakan warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Penangkapan ketiga sopir truk itu berdasarkan adanya informasi dari masyarakat. Setelah menerima info itu, anggota Unit Reskrim langsung melakukan pengecekan," ujar AKP Firmansyah, Selasa (10/1/2023).

 BACA JUGA: Ungkap Narkoba Jaringan Indonesia-Malaysia, Bareskrim Sita 50 Kg Sabu

Saat ditangkap, lanjut Kapolsek, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah bong dan satu paket kecil narkotika jenis sabu. Selanjutnya, para tersangka berikut barang bukti, pun langsung dibawa ke Mapolsek Plaju untuk proses lebih lanjut.

"Saat diinterogasi ketiganya mengaku berproses sebagai sopir pengangkut bahan bakar minyak ilegal. Sehingga, untuk proses hukum pengguna narkoba kami lakukan di Polsek Plaju. Sedangkan untuk perkara BBM-nya kami limpahkan ke Polrestabes Palembang," jelasnya.

Menurut Firmansyah, barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka yakni berupa satu alat penghisap bong, sisa pakai sabu, dan dua unit mobil kendaraan jenis mobil grand max masing-masing didapati muatan dua ton BBM ilegal.

 BACA JUGA:Wanita yang Ditangkap Bersama Kombes Yulius Juga Konsumsi Sabu

"Atas ulahnya ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 132 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 1 atau Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," jelasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, tersangka Hendra mengakui sudah menggunakan narkotika jenis sabu bersama rekannya.

"Kami berempat menggunakan sabu dengan cara patungan, saya, Bismar, Ahmad, dan Akib (DPO). Pakai sabunya di rumah Akib, dan membelinya juga dari Akib," jelasnya.

Menurut Hendra, dirinya baru satu kali ini menggunakan sabu dan hanya iseng saja. "Saya ke sana biasanya datang hanya untuk istirahat. Lalu saat disana diajak Akib membeli sabu untuk dipakai bersama. Dengan Akib ini baru kenal," jelasnya.

Diakui Hendra, bahwa mereka hanya membeli sabu sebanyak satu paket dengan Akib seharga Rp65 ribu.

"Saya baru dua kali hisap, tidak tahunya sudah datang polisi. Saya sokong Rp15 ribu, Bismar Rp20 ribu, dan Ahmad Rp30 ribu," jelasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini