Share

7 Pelaku Klitih Dihajar Warga, Ada yang Bawa Gir Motor

Erfan Erlin, iNews · Kamis 12 Januari 2023 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 12 510 2744704 7-pelaku-klitih-dihajar-warga-ada-yang-bawa-gir-motor-GvsZJFalfb.jpg Pelaku klitih dihajar warga (Foto : Istimewa)

YOGYAKARTA - Sebanyak 7 orang pelaku klitih atau kejahatan jalanan menjadi bulan-bulanan warga usai tertangkap tangan warga sesaat setelah melakukan aksi mereka. Dari tangan pelaku polisi mengamankan alat berupa gir sepeda motor yang diikatkan pada ikat pinggang.

Mereka diamankan usai melakukan penganiayaan di di ruas jalan Baron beberapa puluh meter dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tepatnya Padukuhan Sumuran Kalurahan Kemadang Kapanewon Tanjungsari, Rabu 11 Januari 2023, malam, sekira pukul 23.00 WIB.

Penangkapan ketujuh pelaku kejahatan ini berlangsung dramatis. Karena ratusan warga telah mengepung para pelaku. Polisi harus bekerja ekstra untuk mengevakuasi pelaku dari kepungan warga tersebut.

Kini ke-7 pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gunungkidul. Dalam pemeriksaan ini para pelaku mendapat pendampingan dari orangtua ataupun wali.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengatakan 7 orang dari kelompok pelaku yang diamankan warga ini semuanya masih berusia anak-anak. 7 orang ini melakukan penyerangan terhadap 5 orang pelajar lainnya.

"Satu orang rombongan korban sudah berusia dewasa," tutur Dewo di kantornya, Kamis (12/1/2023)

Rabu malam, Polsek Tanjungsari mendapat kabar ada pelaku kejahatan jalanan yang diamankan warga. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pelaku diamankan di Mapolsek Tanjungsari dan langsung dibawa ke Mapolres Gunungkidul.

Menurut Dewo, ada warga yang memergoki aksi para pelaku. Warga kemudian beramai-ramai melakukan penangkapan terhadap para pelaku berikut kendaraan yang mereka gunakan. "Jadi pas aksi ada warga yang mengetahuinya. Terus mereka langsung menangkapnya dibantu Polsek," terang dia.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Sampai saat ini polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku karena masih menunggu kehadiran orangtua dan wali. Sehingga mereka belum mengetahui motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

"Kita masih menunggu wali atau orangtua pelaku,"tutur dia.

Hanya saja, Dewo mengatakan jika antara korban dan pelaku sebenarnya sudah saling kenal. Mereka semuanya masih pelajar namun bukan dari satu sekolahan. Untuk kepastiannya, saat ini dia masih menunggu hasil pemeriksaan unit PPA.

Berdasarkan informasi dari warga, sebelum terjadi penyerangan antara kelompok pelaku dengan kelompok korban ini sebenarnya sudah saling ejek melalui media sosial. Kelompok korban tidak mengetahui ketika tiba-tiba diserang kelompok pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini