Share

Bawa Kabur dan Cabuli Anak di Bawah Umur, Tukang Air Mineral Ditangkap

Nila Kusuma, Koran Sindo · Kamis 12 Januari 2023 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 12 525 2745047 bawa-kabur-dan-cabuli-anak-di-bawah-umur-tukang-air-mineral-ditangkap-EHNbmSWhBN.jpg Illustrasi (foto: Freepick)

KARAWANG - Polres Karawang menangkap seorang pemuda berinisial IT (22), karena mencabuli anak di bawah umur.

Tersangka yang berprofesi sebagai pengantar galon itu, membawa lari korban anak di bawah umur selama 5 hari. Selama waktu itu tersangka berhasil menyetubuhi korbannya sebanyak 10 kali di rumah kontrakan tersangka.

Menurut Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bustomy mengatakan pencabulan bermula ketika tersangka berkenalan dengan korban disalah satu tempat nongkrong. Perkenalan kemudian berlanjut ketika tersangka mengajak korban bermain ke rumah kontrakannya.

 BACA JUGA:Pelajar Bersama Rekannya Merampok Lalu Mencabuli Korbannya

Saat berada di rumah kontrakan tersangka merayu korban untuk berhubungan badan. Korban akhirnya bersedia melakukan hubungan badan setelah tersangka berjanji menikahi korban.

"Tersangka merayu terus hingga akhirnya korban mau melakukan hubungan seks," kata Arief, Kamis (12/1/23).

Arief mengatakan, setelah kejadian tersebut kemudian pertemuan berlanjut saat tersangka mengajak korban berjalan-jalan seputar Karawang. Setelah itu pelaku kembali mengajak korban ke rumah kontrakan tersangka. Bahkan kali ini tersangka mengajak korban menginap di rumah tersangka selama 5 hari. Selama 5 hari korban melayani nafsu seks tersangka hingga 10 kali.

 BACA JUGA: Tukang Ojek Ini Tega Cabuli Bocah 7 Tahun saat Buang Air Kecil

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Karena tidak pulang ke rumah selama 5 hari, keluarga korban membuat laporan kehilangan anak ke Polres Karawang. Polisi kemudian bergerak mencari keberadaan pelaku dengan mencari informasi keberadaan korban kepada sejumlah teman-teman korban. Polisi mendapat informasi keberadaan korban yang berada di rumah tersangka.

"Setelah mendapat informasi kami langsung meluncur ke rumah tersangka dan menemukan korban. Setelah mendapat pengakuan korban tersangka langsung kami tangkap karena korbannya masih di bawah umur," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 81 dan 82 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini