Share

2 Pengedar Ditangkap saat Kecelakaan, Polisi Sita 39 Ribu Butir Obat Keras

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Kamis 12 Januari 2023 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 12 525 2745133 2-pengedar-ditangkap-saat-kecelakaan-polisi-sita-39-ribu-butir-obat-keras-RyxtFdi1Et.jpg Polres Garut gagalkan peredaran 39 ribu butir obat keras. (MNC Portal/Fani Ferdiansyah)

GARUT - Polres Garut menggagalkan peredaran psikotropika dan obat keras terbatas (OKT) senilai ratusan juta rupiah. Dalam kasus itu, polisi menangkap dua pengedar.

Kedua pengedar itu adalah RSR (19), warga Kabupaten Bandung, dan URP (24), warga Kabupaten Bandung Barat. Dari tangan mereka, polisi menyita berbagai psikotropika dan OKT dengan sebanyak 39.000 butir tablet.

Kedua tersangka mendapatkan seluruh psikotropika dan OKT tersebut dari hasil membobol salah satu apotek di kawasan Cinambo, Bandung. Rencananya, seluruh barang curian itu akan diedarkan di wilayah Garut.

Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, keduanya ditangkap saat mengalami kecelakaan tunggal dalam perjalanan dari Bandung ke Garut beberapa waktu lalu, yakni di Jalan Raya Bandung-Garut kawasan Kampung Warung Peuteuy, Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi. Saat itu keduanya menumpangi angkutan umum milik teman salah satu tersangka.

"Kasus psikotropika dan OKT ini bermula dari dua laporan polisi yang berbeda. Pertama, mengenai pencurian terhadap salah satu apotek di Bandung, kedua terkait peredarannya di wilayah Garut," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro, dalam konferensi pers di Mapolres Garut, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kapolres Garut menjelaskan, di kasus puluhan ribu psikotropika dan OKT tersebut, pihaknya hanya akan memproses peredarannya. Sementara terkait pencurian akan diproses oleh aparat di Bandung.

"Rencananya psikotropika ini akan dijual di Garut dengan sasaran anak muda," ujarnya.

Ia memaparkan, psikotropika dan OKT tersebut dijual paling murah Rp25 ribu, maka jumlah nilai barang bukti keseluruhan yang diamankan dari kedua tersangka berkisar antara Rp800 juta hingga Rp1 miliar. Ribuan tablet psikotropika dan OKT yang diamankan terdiri atas berbagai jenis seperti alprazolam, tramadol, diazepam, dan lainnya.

Atas perbuatannya, dua tersangka peredaran psikotropika dan OKT akan dijerat dengan UU Narkotika dan Psikotropika Nomor 35 Tahun 2009 Juncto pasal 83 UU No 5 tahun Tahun 1997.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini