Share

Ridwan Kamil Izinkan Sekolah Larang Siswa Main Latto-Latto

Agung Bakti Sarasa, MNC Portal · Kamis 12 Januari 2023 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 12 525 2745274 ridwan-kamil-izinkan-sekolah-larang-siswa-main-latto-latto-Pd1Al9lJYT.jpg Anak-anak bermain lato-latto/Foto: Agung

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengizinkan pihak sekolah untuk melarang siswa siswinya bermain latto-latto di lingkungan sekolah.

Diketahui, permainan latto-latto atau non-nok kini tengah booming di seantero negeri. Bukan saja dimainkan oleh anak-anak, latto-latto bahkan terkadang dimainkan pula oleh orang dewasa.

 BACA JUGA:Sekeluarga Tergeletak dengan Mulut Berbusa di Bekasi Mengaku Muntaber Sejak Malam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekalipun bahkan pernah memainkan latto-latto. Ketika kunjungan kerja di Subang beberapa waktu lalu, Jokowi tampak main latto-latto bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Namun, akhir-akhir ini terjadi pro dan kontra soal permainan latto-latto. Sebab, pernah ada kejadian seorang anak matanya terluka setelah memainkan latto-latto.

 BACA JUGA:Sore Ini Gunung Kerinci Kembali Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.200 Meter

Bahkan, tak sedikit publik yang merasa geram dengan permainan tersebut. Pasalnya, suara bising latto-latto sangat nyaring terdengar ke telinga.

Menurut Ridwan Kamil, sesuatu yang berlebihan dalam hidup tidak baik. Begitu juga ketika berlebihan main latto-latto hingga berjam-jam tak kenal waktu dan situasi.

"Jangan disalahkan latto-lattonya, tapi eksesif waktu," kata Ridwan Kamil di Gedung Graha Tirta Siliwangi, Bandung, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kang Emil, sapaan akrabnya menilai, orang Indonesia biasanya lupa waktu apabila ada tren yang mengeksploitasinya. Tak hanya itu, sopan santun yang biasanya terkenal di dalam masyarakat Indonesia terkadang mendadak hilang.

"Kalau merasa mengganggu, harus ada tindakan di wilayah masing-masing. Kalau di sekolah mengganggu, silakan dilarang, kalau tidak mengganggu masih bisa ditoleransi tidak masalah. Namanya juga hobi," katanya.

Sekadar informasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung sudah melarang pelajar membawa atau bermain lato-lato di dalam lingkungan sekolah saat kegiatan belajar mengajar (KBM).

Larangan tersebut berdasarkan surat edaran Disdik Kota Bandung, Senin 9 Januari 2023 lalu.

Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, meski lato-lato memiliki nilai positif untuk melatih motorik anak, tapi sebaiknya mainan tersebut dimainkan di luar sekolah saja. Sebab tak memiliki keterkaitan langsung dengan proses KBM.

"Untuk mencegah kondisi yang tidak diinginkan, Dinas Pendidikan mengeluarkan edaran yang melarang membawa mainan yang tidak berkaitan dengan proses KBM di sekolah,” kata Hikmat, Selasa (10/1/2023).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini