Share

2 Bocah di Sleman Keracunan Ciki Ngebul, BBPOM Klaim Sudah Bina Pedagang

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 14 Januari 2023 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 14 510 2746166 2-bocah-di-sleman-keracunan-ciki-ngebul-bbpom-klaim-sudah-bina-pedagang-ppTgOZSYnx.jpg Ciki ngebul. (Ist)

SLEMAN - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menindaklanjuti laporan dua bocah di Kabupaten Sleman keracunan dengan melakukan pengawasan ciki ngebul. Mereka menggandeng Dinas kesehatan Kabupaten/Kota.

"Hasil pengawasan di Yogyakarta hanya ditemukan di 2 lokasi dan sudah dilakukan pembinaan," ujar Kepala BBPOM DIY, Trikoranti Mustikawati, Sabtu (14/1/2023).

Ia mengatakan sasaran pengawasan yang mereka lakukan adalah ke mal, sekolah, pasar malam, dan tempat keramaian lainnya. Saat pengawasan disampaikan bahaya penggunaan liquid nitrogen pada pangan siap saji karena langsung dikonsumsi.

"Liquid nitrogen bisa menyebabkan bahaya," ucapnya.

Trikoranti menyebut bahaya yang ditimbulkan di antaranya seperti anak yang tubuhnya terbakar ketika akan mengonsumsi ice smoke snack. Kasus keracunan di Tasikmalaya itu ada balita yang mengalami rupture lambung.

Secara regulasi penggunaan liquid N2 digunakan sebagai bahan penolong untuk proses pengolahan pangan, sebagai bahan pembeku freezing agent pada penyiapan pangan dengan pembekuan cepat seperti es krim. Pada produk akhir harus ada upaya untuk menghilangkan residu LN2 pada produk akhir.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

"Untuk pengawasan, kami melakukan pembinaan kepada pedagang dan pemilik kemudian menjelaskan potensi bahaya keracunan pangan dengan penggunaan liquid N2 tersebut," tuturnya.

Kepada pedagang dan pemilik, pihaknya meminta untuk tidak berjualan dulu sampai kajian yang dilakukan Kemenkes dan BPOM selesai dan dikeluarkan regulasi terkait hal ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini