Share

Heboh Ratusan Pelajar di Ponorogo Hamil, Dinas PPPA Lakukan Evaluasi

Ahmad Subekhi, iNews · Senin 16 Januari 2023 12:45 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 16 519 2747061 heboh-ratusan-pelajar-di-ponorogo-hamil-dinas-pppa-lakukan-evaluasi-ALTas81soA.jpg Ilustrasi hamil (Foto: Freepik)

PONOROGO - Temuan ratusan pelajar SMP dan SMA di Ponorogo, Jawa Timur hamil di luar nikah mengejutkan banyak pihak.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) bakal melakukan evaluasi atas temuan ini. Data yang dihimpun, salah satu penyebab adalah hubungan seks karena pengaruh media sosial dan gadget.

BACA JUGA:Ratusan Pelajar Ponorogo Hamil di Luar Nikah Tanggung Jawab Siapa, Ini Penjelasan MUI 

Selama ini, Dinas P3A lebih menangani kasus tindak kekerasan fisik dan kekerasan seksual anak. Selain itu, juga ada penanganan kenakalan remaja termasuk hubungan seksual anak di bawah umur.

 

Menurut Kepala Dinas P3A, Supriyadi, anak-anak melakukan hubungan suami istri karena faktor pengaruh pergaulan, lokasi dan pengaruh media sosial. Dari awalnya tertarik, kemudian mencoba melakukan hubungan badan.

Atas temuan tersebut, dinsos akan mengintensifkan pencegahan dan pembinaan terhadap anak-anak tentang reproduksi dan pernikahan. Pihaknya akan melibatkan instansi lain, seperti dinas pendidikan, Kementerian Agama dan unsur terkait lainnya.

BACA JUGA:5 Fakta Ratusan Pelajar Diponorogo Hamil di Luar Nikah, Ini Respons MUI 

Sebelumnya, ratusan pelajar SMP dan SMA hamil. Termuan terungkap setelah siswi yang hamil mengajukan permohonan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama Ponorogo. Mereka adalah anak di bawah umur 19 tahun, sudah hamil dan akan menikah.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Humas Pengadilan Agama Ponorogo Ruhana Faried mengatakan, jumlahnya sangat banyak. Pada 2021, ada 266 pemohon. Pada 2022, ada 191 pemohon.

Bahkan, minggu pertama 2023, sebanyak 7 orang pemohon dispensasi nikah yang semuanya siswa kelas 2 SMP dan SMA sudah hamil, bahkan ada yang sudah melahirkan.

Atas maraknya kasus ini, orangtua diimbau untuk mengawasi pergaulan anaknya. Selain itu, juga menanamkan ajaran agama dengan baik dan benar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini