Share

Masuk ke Atap Rumah, Ular Piton Sepanjang 3 Meter Bikin Geger Warga

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 17 Januari 2023 23:49 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 17 519 2748268 masuk-ke-atap-rumah-ular-piton-sepanjang-3-meter-bikin-geger-warga-AAIMHAIhC2.jpg Ilustrasi/ Doc: Istimewa

BANYUWANGI - Warga Dusun Krajan, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi dikejutkan tamu tak diundang di atap rumah berupa ular piton.

Ular piton sepanjang tiga meter lebih ini pun sempat membuat geger karena warga pada ketakutan. Perangkat desa yang menerima laporan dari warganya langsung memanggilkan tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi.

 BACA JUGA:Gempa Darat 4,7 Magnitudo Guncang Ruteng NTT, Waspada Gempa Susulan

Evakuasi pun berjalan dilematis. Besarnya ular dan berada di atap plafon rumah milik Rusifah (51) menjadikan ia harus memanggil tim penyelamat dari Damkar. Satu jam lamanya petugas berjuang menjinakkan ular di atap rumah.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, Gatot Suyono mengakui pihaknya menerima laporan dari warga di Dusun Krajan, Desa Pondoknongko, Kabat, Banyuwangi, pada Selasa siang tadi.

 BACA JUGA:Geledah Kediaman Bandar Narkoba Alex Bonpis, Mobil hingga Senpi Disita Polisi

"Ular itu ditemukan di atap rumah pada siang hari oleh pemilik rumah," kata Gatot, dikonfirmasi pada Selasa (17/1/2023).

Usai melihat ular sebesar lengan tangan orang dewasa itu, warga kemudian melapor kepada perangkat desa setempat.

"Kemudian salah satu perangkat desa, Bapak Andi melaporkan kepada kami (Dinas Damkar) lewat call center," ungkap Gatot.

Follow Berita Okezone di Google News

Banyaknya warga yang penasaran melihat proses evakuasi juga membuat proses evakuasi ular piton itu kesulitan. Petugas pun harus berulang kali bergelut dengan ular piton dengan tenaga yang kuat itu.

"Iya, banyak yang lihat karena penasaran. Baru bisa evakuasi satu jam. Jadi petugas kami agak kesulitan menangkap ular itu," ucapnya.

Gatot menduga ular sanca kembang tersebut berasal dari sungai yang berada di sekitar pemilik rumah. Hal itu membuat ular dan hewan - hewan liar lainnya mudah masuk. "Karena posisi rumah yang dekat bantaran sungai, memudahkan hewan masuk rumah," ujar mantan Camat Srono ini.

Beruntung ular tersebut tidak sampai melukai pemilik rumah maupun warga setempat. "Nihil. Tidak ada korban, ular tidak sampai melukai orang," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini