Share

Kota-Kota Besar Pakistan Hidup Gelap-gelapan Usai Gangguan Jaringan Nasional, Jutaan Orang Hidup Tanpa Listrik

Susi Susanti, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 18 2751759 kota-kota-besar-pakistan-hidup-gelap-gelapan-usai-gangguan-jaringan-nasional-jutaan-orang-hidup-tanpa-listrik-EZtJsX9Pkk.jpg Kota-kota besar mengalami pemadaman listrik di Pakistan (Foto: Reuters)

PAKISTAN - Pakistan mengalami pemadaman listrik besar-besaran pada Senin (23/1/2023) pagi menyusul gangguan jaringan nasionalnya, menyebabkan jutaan orang tanpa listrik.

Listrik padam di semua pusat utama, termasuk kota terbesar, Karachi, dan ibu kota, Islamabad, serta Lahore dan Peshawar.

Menteri Tenaga Listrik Khurrum Dastagir mengatakan kegagalan jaringan listrik itu mengikuti "variasi frekuensi" di Pakistan selatan.

Listrik masih belum pulih di banyak daerah saat malam tiba.

BACA JUGA: Dilanda Pemadaman Listrik, Filipina Batalkan Ratusan Penerbangan dan Tutup Wilayah Udara di Tahun Baru

Pakistan diketahui kerap mengalami pemadaman listrik, yang disebabkan oleh salah urus dan kurangnya investasi dalam infrastruktur. Pemadaman besar terakhir di bulan Oktober membutuhkan waktu berjam-jam untuk pulih.

BACA JUGA:  Badai Musim Dingin Hantam AS, 26 Orang Meninggal dan Ribuan Orang Hidup Gelap-gelapan Tanpa Listrik

Kementerian energi mengatakan bahwa sekitar pukul 07:30 waktu setempat (02:30 GMT) jaringan "mengalami kehilangan frekuensi, yang menyebabkan kerusakan besar", menambahkan bahwa "pekerjaan cepat" dilakukan untuk menghidupkan kembali sistem tersebut.

Dastagir bersikeras ini "bukan krisis besar" dan mengatakan para pejabat telah mulai memulihkan listrik di seluruh negeri - tetapi banyak rumah dan bisnis tetap tanpa listrik lebih dari 12 jam setelah pemadaman listrik dimulai.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia mengatakan kepada Geo TV bahwa sebagian listrik dimatikan dalam semalam karena permintaan energi selama musim dingin lebih sedikit daripada di musim panas, ketika sebagian besar negara mengalami suhu yang sangat tinggi dan orang-orang menggunakan AC dan kipas angin.

"Di musim dingin, permintaan listrik berkurang secara nasional, oleh karena itu, sebagai tindakan ekonomi, kami menutup sementara sistem pembangkit listrik kami di malam hari," katanya, dikutip BBC.

Dia menjelskan ketika listrik dinyalakan di pagi hari, variasi frekuensi dan fluktuasi tegangan diamati di Pakistan selatan di suatu tempat antara Dadu dan Jamshoro dan kemudian unit pembangkit listrik mati satu per sat.

Ini artinya, lampu lalu lintas padam, kipas angin berhenti dan lampu padam di seluruh negeri.

Pejabat transportasi mengatakan kepada BBC, kereta transit cepat di Lahore - metro Orange Line tanpa pengemudi - ditangguhkan karena pemadaman listrik.

Banyak orang di Pakistan terbiasa berurusan dengan pasokan listrik yang berfluktuasi dan pelepasan beban - di mana listrik ke beberapa daerah untuk sementara dikurangi untuk mencegah kegagalan seluruh sistem - adalah hal biasa.

Bisnis, industri, dan rumah sering kali memiliki generator sendiri yang bekerja saat listrik padam. Juru bicara Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan mengatakan bandara beroperasi normal pada Senin (23/1/2023) karena mereka memiliki sistem tenaga siaga sendiri,

Pejabat Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar, ibu kota provinsi Khyber Pakhtunkhwa, mengatakan kepada BBC bahwa hampir tidak ada departemen yang terkena dampak pemadaman listrik karena generator telah digunakan untuk menyediakan listrik.

Meski rumah sakit dan industri yang lebih besar mungkin memiliki generator yang lebih besar, namun organisasi lain yang lebih kecil atau rumah pribadi belum tentu memiliki daya yang cukup untuk bertahan selama beberapa hari.

Awal bulan ini, pemerintah memerintahkan semua mal dan pasar tutup pada pukul 20:30 dan restoran pada pukul 22:00 di bawah rencana hemat energi baru.

Kabinet mengatakan bahwa ini diharapkan dapat menyelamatkan negara sekitar 62 miliar rupee Pakistan. Departemen federal telah diberitahu untuk mengurangi penggunaan listrik mereka sebesar 30%.

Pakistan menghasilkan sebagian besar tenaganya menggunakan bahan bakar fosil impor. Karena harga energi global telah meningkat pada tahun lalu, tekanan lebih lanjut telah diberikan pada keuangan negara dan cadangan devisa yang diperlukan untuk membayar impor energi.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini