Share

Diduga Selundupkan Lithium dari Afghanistan, Taliban Tangkap Sejumlah Warga China

Susi Susanti, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 18 2751934 diduga-selundupkan-lithium-dari-afghanistan-taliban-tangkap-sejumlah-warga-china-EwFCICo8I7.jpg Wilayah di Afghanistan yang mengandung lithium (Foto: AP)

KABUL - Pihak berwenang Taliban di Afghanistan telah menangkap lima orang, termasuk dua warga negara China, karena diduga mencoba menyelundupkan sekitar 1.000 ton batu yang mengandung lithium ke luar negeri.

Penangkapan dan penyitaan batu-batu tersebut dilakukan di kota perbatasan di timur Afghanistan, Jalalabad.

Para pejabat intelijen Taliban dalam sebuah komentar yang disiarkan oleh saluran-saluran televisi Afghanistan pada Minggu (22/1/2023) mengatakan para warga negara China dan kolaborator mereka dari Afghanistan berencana untuk memindahkan ‘batu-batu berharga’ tersebut secara ilegal ke China melalui Pakistan.

BACA JUGA: Eksplorasi Tambang Minyak, China Makin Mesra dengan Taliban

Mohammad RasoolAqab, seorang pejabat senior di Kementerian Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan, memperkirakan batu-batu tersebut "mengandung hingga 30 persen litium."

BACA JUGA:  Langsung Turun Tangan, PBB Utus Wanita-Wanita Top Gelar Pertemuan dengan Taliban Usai Larangan Pekerja Kemanusiaan Wanita

Dikutip VOA, da menambahkan bahwa batu-batu tersebut "secara diam-diam" diekstraksi dari Nuristan dan Kunar, dua dari sejumlah provinsi di Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan.

Taliban telah melarang ekstraksi dan penjualan litium sejak mereka merebut kembali kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021 setelah semua pasukan AS dan NATO menarik diri dari negara itu.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Seperti diketahui, Afghanistan dilaporkan memiliki mineral tanah yang langka senilai sekitar USD1 triliun, termasuk deposit litium yang sangat besar, tetapi perang selama beberapa dekade telah menghambat pengembangan sektor pertambangan Afghanistan.

Litium adalah komponen penting dalam baterai yang dapat diisi ulang dan digunakan dalam teknologi bersih untuk mengatasi perubahan iklim, sehingga mendorong permintaan global untuk logam jenis tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini