Share

Kisah Pengantin Pria Berikan Mahar Kain Kafan, Ditawari Motor Sang Istri Menolak

Defa Al Fadly, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 340 2752617 kisah-pengantin-pria-berikan-mahar-kain-kafan-ditawari-motor-sang-isti-menolak-1a25vhbNF6.jpg Mahar kain kafan pasangan pengantin di Lombok. (Foto: Dok Okezone.com)

LOMBOK - Pada umumnya mahar pengantin adalah seperangkat peralatan ibadah, emas, uang, perhiasan, dan sebagainya. Tapi hal yang tak biasa dilakukan pasangan pengantin asal Prapen, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seperti video Tik Tok yang diunggah oleh akun @panggilaku_panda. Video memperlihatkan kedua mempelai sedang melangsungkan pernikahannya. Namun mahar yang diberikan adalah kain kafan dan uang Rp2,5 juta.

Lantas Pasangan pengantin yang bernama Hapipi (47) dan Baiq Sri Ratna Wahyuningsih (45) menjadi perhatian publik dan viral di media sosial karena mahar yang tak biasa.

Dilansir dari berbagai sumber, mempelai pria menjelaskan jika seperangkat kain kafan adalah permintaan dari Wahyuningsih sendiri.

“Saya bertanya mahar yang kamu minta, langsung dia menjawab seperangkat kain kafan,” ucapnya.

Baca juga: Bojonegoro Gempar! 2 Kain Kafan Jenazah Berusia Belasan Tahun Utuh

“Saya kaget bahkan saya tawarkan berkali-kali gak ada yang lain atau bisa diganti yang itu, dia tetap minta kain kafan,” ucap Hapipi sebagai pengantin pria.

Sementara pengantin wanita, Wahyuningsih menjelaskan, mahar yang ditawarkan kepadanya hanyalah kesenangan duniawi, menurutnya hal itu tak dapat dibawa mati.

“Kendaraan roda empat pun dia tawarkan ke saya, tapi saya kira kendaraan roda empat itu hanya dunia kan,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

“Meskipun kita akan butuh juga akhirnya, tapi yang pasti kita butuhkan sampai kita mati nanti atau meninggal nanti itu cuma kain kafan yang akan kita bawa mati,” ucap Wahyuningsih.

Mahar berupa kain kafan itu pun diletakkan di tempat terbuka dalam rumah. Hal ini dilakukan secara sengaja, dengan harapan agar para tamu undangan dapat melihat dan selalu mengingat akan kematian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini