Share

Hujan Deras, Bocah 8 Tahun di Malang Hanyut Terbawa Arus Air Selokan

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 25 Januari 2023 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 519 2753036 hujan-deras-bocah-8-tahun-di-malang-hanyut-terbawa-arus-air-selokan-f3jErWuXdg.jpg Petugas tengah mencari bocah yang hanyut (foto: dok ist)

MALANG - Seorang anak di Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang dikabarkan hanyut terbawa arus selokan di saat hujan deras. Saat itu kebetulan debit air di selokan yang ada di Jalan Wisnuwardhana, tengah naik karena hujan deras yang turun, Rabu (25/1/2023) sore.

Informasi yang dihimpun, korban berinisial NU (8) warga Lowoksari RT 3 RW 5 Desa Ngenep tengah melintas lokasi bersama ibunya bernama Siti Maysaroh naik sepeda motor. Saat melintasi lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, motor yang dinaiki dua orang itu mogok.

Sepeda motor pun ditepikan oleh sang ibu, namun ia melarang anaknya turun dari sepeda motor karena debit air di selokan tepi jalan tengah naik. Namun sang anak NU tetap nekat turun saat ibunya tengah memperbaiki sepeda motor, dan diduga tercebur ke selokan yang airnya tengah deras.

 BACA JUGA:5 Remaja Tenggelam saat Mandi di Pantai Pulau Merah, Satu Orang Hilang

Kapolsek Singosari, Kompol Ahmad Rubial membenarkan informasi yang diterima kepolisian sekitar pukul 15.30 WIB itu. Pihaknya pun telah memintai keterangan saksi dari warga sekitar bernama Ika, yang melihat secara pasti kejadian itu.

"Kami mendapat laporan pukul 15.30 WIB, penuturan saksi sepeda motor ini mogok sehingga ibu dan anak ini turun," ucap Ahmad Rubial, dikonfirmasi MPI.

 BACA JUGA:Geger! Seekor Buaya Antarkan Jasad Balita yang Tenggelam di Sungai

Hujan deras membuat air di selokan naik hingga ke jalan raya. Hal ini diduga menjadikan batas selokan dan jalan tak tampak, sehingga korban yang berada di belakang ibunya kemungkinan besar terjatuh ke selokan dan hilang hanyut terbawa arus air.

"Bukan banjir, tapi debit air di selokan itu memang naik. Ada saksi yang melihat korban di belakang ibunya," ungkap dia.

Kini proses pencarian gabungan dilakukan, polisi dibantu tim Basarnas, PMI, relawan bencana, dan warga sekitar lokasi menelusuri selokan hingga sungai yang menjadi muara dari selokan itu. Kondisi hari yang mulai gelap membuat petugas gabungan sedikit kesulitan, apalagi air juga mengalir deras akibat hujan yang turun sejak Rabu siang hingga sore.

"Sampai saat ini proses pencarian gabungan dengan Basarnas dilakukan," tukasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini