Share

Rampok Rp350 Juta, Kawanan Bandit Ini Habiskan Uang untuk Beli Sabu dan Judi Slot

Dede Febriansyah, MNC Portal · Selasa 21 Februari 2023 18:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 21 610 2768925 rampok-rp350-juta-kawanan-bandit-ini-habiskan-uang-untuk-beli-sabu-dan-judi-slot-FYF4dvTJ6W.jpg Illustrasi (foto: freepick)

MUBA - Dua pelaku yang merupakan komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan modus pecah kaca yang terjadi di Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada akhir tahun 2022 lalu diringkus polisi.

Kapolres Muba, AKBP Siswandi mengatakan, bahwa para pelaku yang ditangkap yakni JS (32) dan MW (31) yang berasal dari Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Hampir dua bulan anggota kita melakukan penyelidikan dan pengembangan. Berdasarkan CCTV, kita mengetahui keberadaan pelaku di OKI, namun saat hendak ditangkap mereka melarikan diri," ujar Kapolres Muba, AKBP Siswandi, Selasa (21/2/2023).

 BACA JUGA:Spesialis Perampokan Rumah Beraksi di 25 TKP Ditangkap Polisi

Tak menyerah, kata Siswandi, pihaknya terus melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan para pelaku di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

"Mereka ini berkelompok dan masih kerabat dekat, setiap beraksi berjumlah empat orang. Untuk dua pelaku lainnya, saat ini dalam pengejaran," jelasnya.

 BACA JUGA:Viral Perampokan Toko di Pondok Indah, Pelaku Ancam Korban dengan Celurit

Setiap beraksi, lanjut Siswandi, para pelaku memiliki peran masing-masing, yakni ada yang bertugas memantau di dalam bank, memantau di luar bank, eksekutor dan pilot atau pengendara motor.

Follow Berita Okezone di Google News

Dari hasil pemeriksaan, diketahui para pelaku dan komplotannya sudah beraksi di sejumlah tempat, di Muba yakni di Sekayu, Babat Supat, Bayung Lencir. Di Sumbar yakni di Padang Pariaman, Sijunjung dan Padang.

"Untuk di Sekayu mereka beraksi dengan cara memantau korban sejak dari dalam bank. Setibanya di TKP, pelaku JS melakukan eksekusi dengan memecahkan kaca kiri bagian depan mobil dan mengambil uang korban sebanyak Rp350 juta yang diletakkan di bawah kursi," jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku yakni MW mengaku jika pada saat beraksi dirinya berperan sebagai pilot atau yang mengendarai sepeda motor dalam eksekusi.

"Kami mengikuti korban setelah keluar bank. Saat korban lengah, langsung eksekusi. Saya berperan mengendarai motor," jelasnya.

Dari hasil kejahatan di Sekayu, kata MW, dirinya mendapatkan bagian Rp120 juta. "Di Sekayu baru sekali beraksi, ada juga di tempat lain. Uang hasil kejahatan habis untuk judi slot, narkoba dan untuk keluarga," jelasnya.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP dengan ancaman penjara tujuh tahun.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini