3. Kondisi Cuaca Ekstrem
Cuaca yang ekstrim dapat mempengaruhi respons hewan. Termasuk cacing-cacing dalam fenomena "hujan cacing" di China.
Pada tahun 2015 silam, New York Post memuat laporan terjadinya hujan iguana di Folrida, AS. Pada laporan itu, fenomena tersebut diyakini disebabkan oleh suhu yang turun. Reptil menjadi kaku dan berjatuhan ke tanah.
Hal serupa mungkin menimpa ulat bulu yang berada dalam video tersebut. Disaat suhu menurun, ulat-ulat teesebut juga ikutan menjadi kaku dan berjatuhan dari pohon. Ditambah dengan turunnya hujan membuat ulat-ulat tersebut terkesan berlendir.
Begitulah kira-kira dugaan terhadap penyebab di balik fenomena video viral "hujan cacing" di China. Walaupun sampai sekarang, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai video tersebut.
(Qur'anul Hidayat)