Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Survei SMRC: Publik Yakin Ganjar Lanjutkan Program Jokowi

Felldy Utama , Jurnalis-Selasa, 09 Mei 2023 |16:59 WIB
Survei SMRC: Publik Yakin Ganjar Lanjutkan Program Jokowi
Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo
A
A
A

JAKARTA – Sebagian besar publik menginginkan sosok calon Presiden (Capres) yang bisa melanjutkan program atau kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini merupakan temuan survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Keberlanjutan vs Perubahan; Persepsi Pemilih Kritis pada awal Mei 2023.

"Mayoritas ada 57 persen ingin Capres bisa melanjutkan pemerintahan sekarang presiden Jokowi," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam paparannya, Selasa (9/5/2023).

Sementara, kata dia, pemilih kritis yang menginginkan Capres yang akan mengubah program Presiden Jokowi jumlahnya sebesar 33 persen. Sedangkan, yang tidak menjawab sebesar 10 persen.

Deni menyebut, keinginan pemilih kritis ini menunjukkan konsistensi dari survei yang pernah dilakukan SMRC pada tanggal 25-28 April 2023 kemarin.

Hasil survei menunjukkan, sebanyak 58% menilai menilai Ganjar akan melanjutkan program Jokowi, sedangkan yang menyatakan dia akan mengubah hanya 22%. Masih ada 19% yang belum menjawab.

"Hasilnya ternyata sangat konsisten. Mayoritas lebih dari 50 persen, sebelumnya 59 persen itu juga lebih menginginkan capres melanjutkan program presiden Jokowi," ujarnya.

Hal sebaliknya ditemukan pada Anies Baswedan. Sebanyak 47% publik mempersepsi Anies akan mengubah kebijakan Jokowi jika terpilih menjadi presiden. Sementara yang menyatakan akan melanjutkan hanya 27%, dan belum jawab 26%.

Deni menunjukkan, persepsi pemilih kritis terhadap sejumlah tokoh itu konsisten dalam 2 kali survei (April 2023 dan Mei 2023). Ganjar, kata Deni, secara konsisten lebih banyak dinilai akan melanjutkan.

"Di mata pemilih, keberlanjutan vs perubahan lebih merupakan pertarungan antara Ganjar dengan Anies," ujarnya.

Deni menjelaskan, pemilih kritis adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik karena mereka memiliki telepon atau cellphone, sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik.

Mereka umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan. Mereka juga cenderung lebih bisa memengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya.

Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80%. Pemilihan sampel dalam survei ini dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Dengan teknik RDD sampel sebanyak 925 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error survei diperkirakan ±3.3% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih. Survei terakhir dilakukan pada 2-5 Mei 2023.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement