Share

Briptu MK Ditahan atas Tewasnya Warga Gunungkidul

Erfan Erlin, iNews · Selasa 16 Mei 2023 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2023 05 16 510 2815114 briptu-mk-ditahan-atas-tewasnya-warga-gunungkidul-ldbVVUuTOx.jpg Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan. (MPI/Erfan Erlin)

GUNUNGKIDUL - Polda DIY resmi menahan Briptu MK, tersangka atas meninggalkan Aldi Apriyanto. Pemuda asal Girisubo itu tewas saat pentas seni dalam rangka bersih telaga di Dusun Wuni Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda DIY, Irjen Suwondo Nainggolan saat takziah ke rumah duka, Selasa (16/5/2023). Kapolda takziah untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang sudah kehilangan anggota keluarganya akibat kelalaian anggotanya.

"Saya sebagai pimpinan kepolisian di daerah ini datang untuk menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga," tuturnya.

Terkait proses hukum terhadap Briptu MK, Kapolda menyebut penyidikan pidananya sudah berjalan dan penyidikan internalnya juga sudah berjalan. Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan sejak pagi oleh Direktorat Kriminal Umum.

"Selanjutnya akan disidik segera untuk mendapatkan dan kepastian ke persidangan," tuturnya.

Kapolda menyebut sampai saat ini penyebab peristiwa meninggalnya Aldi Apriyanto karena kelalaian. Dia mengatakan sampai saat ini memang karena kelalaian.

Sementara itu, Wadirkrimum Polda DIY, AKBP Tri Panungko mengatakan terkait kejadian itu, pihaknya sudah menetapkan Briptu MK sebagai tersangka. Pihaknya sudah menahan yang bersangkutan.

Sampai saat ini, ia menyampaikan peristiwa ini adalah kelalaian anggota polisi yang ada di lokasi tersebut. Saat itu anggota polisi tersebut tidak cermat atau tidak teliti dalam proses pengamanan senjata.

"Anggota kami tidak terlalu korek sehingga pada waktu pengamanan seperti bisa dilihat di videonya sendiri kan jadi itu sebenarnya tidak ada unsur kesengajaan itu karena faktor kelalaian," tuturnya.

Yang bersangkutan mengamankan kegiatan di lokasi tersebut kemudian terjadi keributan. Briptu MK akan memisahkan atau mungkin melerai salah satu masyarakat dengan cara membungkuk.

Follow Berita Okezone di Google News

Nahas ketika membungkuk tersebut mungkin tangan Briptu MK masuk ke pelatuk. Ternyata senjata yang sudah terkokang akhirnya meletus dan pelurunya keluar mengarah ke baWah itu di mana di bawah panggung ada masyarakat yang menjadi korban tersebut.

"Sementara ini memang kelalaian anggota kami," ujarnya.

Terkait dengan prosedur penggunaan senjata untuk pengamanan, dia mengatakan akan ada evaluasi baik itu penggunaan senjata Laras panjang dalam pengamanan ataupun penggunaan peluru tajam.

Dan kemungkinan penambahan tersangka, dia menandaskan sementara baru Briptu MK. Meskipun yang membuka kunci senjata tersebut adalah anggota polisi yang sebelumnya memegang senjata, untuk kemungkinan menjadi tersangka memang masih menunggu penyelidikan.

"Kita terus menambah jumlah saksi yang diperiksa baik dari internal ataupun juga masyarakat. Termasuk nanti Kapolsek Girisubo AKP Isnaini," katanya.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini