Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Optimisme Ganjar Pranowo Sudah Kuat dan Melekat di Masyarakat

Angkasa Yudhistira , Jurnalis-Senin, 14 Agustus 2023 |13:31 WIB
Optimisme Ganjar Pranowo Sudah Kuat dan Melekat di Masyarakat
Optimisme Ganjar Pranowo disebut sudah melekat dan kuat di masyarakat (Foto : Istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Sikap Bacapres Ganjar Pranowo dengan tetap optimis menghadapi Pilpres 2024 kendati PKB, Golkar, dan PAN ke Gerindra mendukung Prabowo Subianto, diapresiasi.

“Sikap biasa saja dari Ganjar Pranowo tepat. Optimisme Ganjar sudah kuat dan melekat di masyarakat. Ganjar Pranowo berhasil membangun personal branding-nya dengan baik untuk mempengaruhi secara positif para pemilih di 2024,” ujar Pengamat politik, Emil Rahadiansyah, Senin (14/8/2023).

Emil pun memuji sikap Ganjar yang tidak berlebihan dalam merespons berlabuhnya Golkar dan PAN ke Prabowo. Dia menilai Ganjar sebenarnya sudah berhasil membangun citranya dengan baik selama ini.

Dia mengatakan, suara hasil Pemilu 2024, tetap ditentukan oleh masyarakat langsung. Sehingga yang menjadi jaminan adalah visi, misi dan berbagai program dari para calon.

“Karena masyarakat sudah semakin cerdas dan bijak untuk memahami bahwa tujuan dari sebuah pemilu bukanlah tentang kekuasaan tetapi lebih tentang bagaimana memunculkan pemimpin yang siap melayani masyarakat,” ujar Emil dalam keterangan resminya.

Dirinya menjelaskan dengan bergabungnya Golkar dan PAN pasti sudah menyusun dan mengatur strategi untuk menampilkan tokoh-tokoh yang diharapkan bisa menjadi pendamping Prabowo sebagai cawapres di Pilpres 2024.

“Hal ini bisa membuat bingung dan dilema Prabowo untuk memilih siapa dari ketiga bakal cawapres dari masing-masing partai pendukung. Golkar mencalonkan Airlangga Hartarto, PAN mencalonkan Erick Thohir sementara PKB mencalonkan Cak Imin,” ujar Emil.

Lebih lanjut, Emil menyampaikan peralihan dukungan tersebut tentu juga menimbulkan pertanyaan mengenai posisi dukungan Golkar dan PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang tengah berjalan.

Emil mengatakan pertarungan secara sengit tentu akan mewarnai konstelasi politik di Pilpres 2024 ini karena setiap partai tentu memiliki pemilih yang loyal. “Dengan bergabungnya ketiga partai tersebut maka KIB bubar,” ujar Emil.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo menanggapi santai deklarasi Golkar dan PAN untuk mendukung Prabowo Subianto. Ganjar menyebut, itu suatu hal yang biasa saja dalam proses demokrasi.

"Dalam proses demokrasi, sebenarnya itu biasa saja. Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau sudah memberikan keputusan dan sudah punya catatan harus merapat ke mana. Jadi saya sangat hormat atas keputusan yang diambil oleh partai siapapun mereka dan kemanapun mereka," kata Ganjar yang juga Bacapres Partai Perindo itu ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang.

Merapatnya Golkar dan PAN ke Prabowo menurut Ganjar hal yang biasa. Saat ini, semua partai sedang bernegosiasi untuk menentukan arah politik mereka. Pihaknya lanjut Ganjar juga terus menjalin komunikasi dengan partai lain, baik yang sudah mendukung maupun yang belum mendukung.

Soal semakin banyaknya partai politik yang merapat ke Prabowo, Ganjar menanggapi santai. Menurutnya, peristiwa bergabungnya partai mengeroyok PDIP dalam gelaran Pilpres sudah pernah terjadi.

"Dan kisah ini pernah terjadi saat 2014 kalau tidak salah ya. Saat itu yang mendukung lawannya pak Jokowi itu juga sama, mereka berbondong-bondong ke sana. Dan kejadian ini kita catat dalam perjalannya dan selalu ada dinamika yang berubah," terangnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement