JAKARTA – Wakil Deputi II Generasi YZ Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud (Tim Pemenangan Muda), Achyar Alrasyid menilai, Cawapres Mahfud MD akan sangat menguasai materi debat berbekal kekayaan pengalamannya.
Menurutnya, debat akan berlangsung seru karena melihat Mahfud MD kembali tampil setelah berdebat di DPR RI pada 29 Maret 2023 lalu bersama Komisi III pada waktu itu. Ia membuat kita semua takjub dengan situasi debat ‘Mahfud VS Everybody’.
"Masih ingat dengan Prof. Mahfud sebagai Ketua Satgas TPPU berdebat dengan Komisi III DPR RI? Disitu kita disuguhkan penjelasan-penjelasan Prof. Mahfud, yang membuat anggota DPR RI dan kita semua tertegun mendengar penjelasan beliau mengenai dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan khususnya terkait Perpajakan dan Bea Cukai,” ujar Achyar, Kandidat Ph.D Urban Planning di Tianjin University, Tiongkok dalam keterangannya, Jumat (22/12/2023).
Meskipun debat hari ini temanya adalah seputar ekonomi, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, bukan tema hukum yang menjadi ciri khas penguasaan Mahfud, TPN meyakini dengan persiapan yang cukup matang, Mahfud MD mampu menyampaikan gagasan-gagasannya secara lugas dan jelas, karena beliau adalah seorang akademisi yang juga praktisi-politisi.
"Artinya beliau sudah terbiasa berbicara dengan kerangka berpikir logis ditambah dengan pengalaman beliau sebagai politisi beliau terbiasa penggunaan bahasa-bahasa yang mudah dipahami kita semua", ujar Achyar yang juga merupakan Koordinator Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Periode 2022-2023 ini.
Perlu diketahui Adapun tema debat rangkaian debat capres-cawapres Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Debat ini akan diikuti oleh ketiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. Meski para capres akan hadir, tetapi porsi bicara hanya untuk cawapres dan tema pembahasannya adalah Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi, Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur dan Perkotaan.
Walaupun kedua calon wakil presiden lain memiliki keunggulan masing-masing namun Achyar yakin Prof. Mahfud akan menyampaikan narasi gagasan sesuai tema yang didebatkan dengan sangat baik dan sesuai dengan visi-misi yang sudah tetapkan.
Dalam tema debat Capres-Cawapres yang kedua kali ini Achyar Mengatakan bahwa titik poinnya adalah bagaimana menciptakan sebuah ekosistem Tata Kelola dari tema-tema yang didebatkan menjadi lebih baik.
“Komitmen Prof. Mahfud dalam menciptakan sebuah ekosistem Tata Kelola Pemerintahan yang Kredibel, Transparan, akuntabel dan bertanggung jawab, sudah terbukti dengan selalu mengawal berjalannya Satgas Saber Pungli dimana jabatannya sebagai Menkopolhukam sebagai Penanggung Jawab. Dan ini semua menyangkut dengan membuat ekosistem agar pertumbuhan ekonomi dan investasi bisa berjalan optimal di Indonesia," ujar Achyar.
Berdasarkan keunggulan-keunggulan tersebut, Achyar meyakini debat akan berdampak signifikan terhadap dukungan dari masyarakat karena masyarakat akan melihat mana kandidat Capres – Cawapres yang memiliki pengalaman dan komitmen untuk pembangunan Indonesia masa depan.
"Mana kandidat yang hanya jago retorika, dan mana kandidat yang sangat kurang akan pengalaman dan modal klaim didukung anak muda," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.