Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wujudkan Kemerdekaan, Palestina Membutuhkan Dukungan Kuat dari Berbagai Negara dan Organisasi Dunia

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 18 Maret 2025 |20:33 WIB
Wujudkan Kemerdekaan, Palestina Membutuhkan Dukungan Kuat dari Berbagai Negara dan Organisasi Dunia
Iftar Talk bertajuk Masa Depan Palestina Dampak: Kebijakan Presiden Trump, Jakarta, 18 Maret 2025.
A
A
A

JAKARTA – Militer Israel kembali melancarkan serangan ke Palestina, menimbulkan jatuhnya ratusan korban jiwa, baik di Gaza maupun Tepi Barat. Aksi Israel ini mengubah Ramadhan yang seharusnya dipenuhi kebahagiaan menjadi duka mendalam bagi bangsa Palestina.

Kejadian ini kembali memunculkan seruan untuk kemerdekaan Palestina. Namun, untuk mewujudkannya, dibutuhkan kerja sama kerjasama yang kuat dari berbagai negara dan organisasi dunia serta kampanye melawan kekejaman Israel secara masif.

Dorongan tersebut mengemuka pada Iftar Talk bertajuk "Masa Depan Palestina: Dampak Kebijakan Presiden Trump" yang digelar Institut for Humanitarian Islam di Jakarta, Selasa (18/3/2025).

Tugas Agama

Penasihat Presiden Palestina Mahmoud Al-Habbash, yang menjadi salah satu pembicara, menegaskan bahwa bangsa Palestina akan tetap berdiri di tanah air yang sudah ditinggalinya sejak 6.000 tahun lalu. Karenanya, perlu ditegaskan bahwa membela Palestina bukan saja tugas bangsa, tapi juga tugas agama.

Sebab, Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat Islam untuk menjaga Palestina banyak sahabat datang ke sana. Ada ratusan sahabat tinggal syahid di sana karena menjaga Tanah Palestina kewajiban agama.

"Karena di Palestina lah terjadi peristiwa Isra Miraj. Masjidil Aqsha kiblat pertama dan kota suci ketiga," katanya.

Serangan kolonialisme Barat terhadap Palestina, tandas Mahmoud Al-Habbash, bertujuan untuk mengosongkan Palestina. Mereka menggunakan segala argumen untuk mengusir bangsa Palestina dari tanah airnya. Peristiwa 7 Oktober 2023 menjadi alasan kuat bagi mereka untuk menyerang.

"Kami para pemimpin rakyat Palestina mengetahui rencana ini. Kami mengajak semua pihak untuk menggagalkan rencana ini," kata Al-Habbash yang juga Hakim Agung Palestina ini.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement