Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Israel Bombardir Suriah, Presiden Jolani Diduga Melarikan Diri dari Damaskus

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 18 Juli 2025 |11:08 WIB
Israel Bombardir Suriah, Presiden Jolani Diduga Melarikan Diri dari Damaskus
Presiden Suriah Abu Mohammed Al Jolani atau yang juga dikenal sebagai Ahmed Al-Sharaa. (Foto: X)
A
A
A

JAKARTA – Presiden Suriah Abu Mohammed Al-Jolani, atau yang dikenal juga sebagai Ahmed Al-Sharaa, telah meninggalkan Damaskus di tengah pengeboman Israel terhadap ibu kota negara tersebut, menurut laporan Al-Mayadeen.

Menurut laporan media Lebanon pro-Hizbullah, Al-Mayadeen, Jolani dan keluarganya telah meninggalkan Damaskus ke Idlib, kota di barat laut Suriah, sekitar 130 km dari Damaskus, dengan bantuan dari Turki. Sejauh ini, belum ada sumber yang dapat mengonfirmasi laporan tersebut dan kebenarannya masih belum jelas.

Laporan lain menyebutkan bahwa konvoi mobil Menteri Pertahanan Suriah, Merhaf Abu Qusrah, ditembaki di Distrik Malki. Laporan ini juga belum dapat dikonfirmasi secara independen dan kondisi Merhaf masih belum diketahui.

Menyusul serangan Israel ke Damaskus pada Kamis (17/7/2025), keberadaan Jolani masih belum diketahui. Kabar simpang siur mengenai nasib mantan pimpinan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) itu beredar di media sosial, mulai dari kabar dirinya berusaha melarikan diri ke Turki hingga dugaan mengenai pembunuhannya.

Sebagaimana dilaporkan, Israel melancarkan serangkaian serangan udara ke Damaskus yang di antaranya menargetkan Kementerian Pertahanan Suriah dan Istana Kepresidenan. Tel Aviv mengatakan serangan tersebut merupakan respons atas aksi militer pemerintah Suriah terhadap komunitas Druze di Suriah selatan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement