Mahasiswa terakhir yang menyampaikan aspirasi menegaskan bahwa kehadiran Gibran di Desa Sungai Tabuk harus dibarengi dengan komitmen pemerintah dalam mencari solusi jangka panjang penanganan banjir. Ia menyoroti persoalan sumur resapan serta tata ruang dan zona hijau di Kalimantan Selatan.
"Kami sampaikan ini ke Bapak karena Bapak sebagai RI 2 di sini dapat menyampaikan kepada menteri-menteri terkait, seperti Menteri ESDM dan lainnya," ujarnya.
"Karena hari ini Bapak bisa melihat bagaimana Kalimantan Selatan memberikan izin tambang batu bara, kelapa sawit, dan lain sebagainya, termasuk tata ruang kota. Bagaimana kemudian kita tidak memiliki sumur resapan dan sebagainya," sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gibran merespons secara positif aspirasi para mahasiswa. Ia berjanji pemerintah pusat dan daerah akan mencarikan solusi terbaik untuk penanganan banjir di Kalimantan Selatan.