Dia menerangkan, hingga dini hari ini, petugas belum dapat memastikan secara rinci jenis bahan yang tersimpan dalam gudang itu. Namun, kondisi asap yang muncul dinilai cukup berbahaya sehingga personel diwajibkan menggunakan alat bantu pernapasan.
"Asapnya juga kita enggak tahu kandungan racunnya apa, jadi anggota yang masuk wajib pakai masker pernapasan," tuturnya.
Dia menambahkan, petugas juga sempat mengoperasikan kendaraan robotik pemadam kebakaran untuk meminimalkan risiko paparan asap beracun dan ledakan terhadap personel di lapangan.
"Fungsi robotik ini untuk menghindarkan manusia berhadapan langsung dengan racun-racun dari asap ini. Robotik sempat main sekitar setengah jam, lalu kita mundurkan lagi karena tekanannya harus tinggi," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.