Dampak eskalasi konflik juga dirasakan sektor penerbangan. Kuwait Airways mengumumkan penjadwalan ulang sebagian besar penerbangan setelah otoritas menutup sementara wilayah udara negara tersebut.
Maskapai meminta seluruh penumpang untuk terus memantau status penerbangan melalui pemberitahuan resmi yang akan dikirimkan ke nomor telepon yang terdaftar dalam sistem pemesanan.
Eskalasi terbaru ini meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Teluk. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang dapat memverifikasi besaran dampak serangan maupun jumlah korban akibat insiden tersebut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.