Share

Isu Poligami & Korupsi Menggembosi Dukungan PKS

Taufik Hidayat, Okezone · Minggu 27 Maret 2011 08:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 27 339 439279 jzo9LX8ooY.jpg

JAKARTA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai akan sulit mendulang suara lebih besar atau menjadi partai tiga besar dalam pemilu 2014. Hal itu disebabkan isu sejumlah elite PKS yang diduga melakukan korupsi dan berpoligami.

 

"Ambisi jadi tiga besar hampir mustahil sebab apa yang dicapai pada 2009 yang tertinggi. Ini bukan semata-mata karena pengaduan Yusuf. Isu poligami itu menjadi

 

faktor mengapa PKS sulit untuk meningkat," kata Pengamat Politik LIPI, Syamsudin Haris saat dihubungi okezone, Sabtu (26/3/2011)

 

Syamsudin menambahkan beberapa kasus hukum yang menimpa kader PKS, Misbakhun, dugaan korupsi Sekjen PKS, Anis Matta dan isu poligami elite PKS akan mengubah anggapan publik terhadap PKS yang bersih. Publik akan mengaanggap PKS tak ubahnya seperti partai lainnya.

 

"Lama-lama PKS sama dengan partai lain, yang semula dianggap bersih tapi ternyatan tidak," tambahnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Pendiri Partai Keadilan (PK) Yusuf Supendi melaporkan adanya dugaan koruspi yang dilakukan Sekjen PKS Anis Matta telah menggelapkan dana Pemilukada di DKI Jakarta pada 2007 ke Komisi Pemeberantasan Korupis (KPK). Yusuf juga mengatakan sejumlah elit PKS melakukan poligami.(tht)

 

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini