Share

AS & Israel Dituding Bunuh Peneliti Iran

Aulia Akbar, Okezone · Senin 25 Juli 2011 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 07 25 412 483849 uRomWOqzAO.jpg Foto : Peneliti Iran Darioush Rezainejad (Telegraph)

TEHERAN - Pejabat Parlemen Iran menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel membunuh peneliti Iran dengan tujuan menghambat program nuklir Iran.

Darioush Rezainejad ditembak oleh seorang yang bersepeda motor. Pembunuhan ini diduga bertujuan untuk menghambat program pengembangan nuklir Iran yang saat ini sedang berjalan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Peneliti berusia 35 tahun ini tewas ditembak di luar sekolah taman kanak-kanak di Teheran. Rezainejad hendak menjemput putrinya, bersama dengan istrinya. Istri Rezaienejad terluka dalam penembakkan tersebut. Demikian seperti diberitakan Telegraph, Senin (25/7/2011).

Metode pembunuhan tersebut mirip dengan pembunuhan seorang ahli nuklir Iran di tahun lalu, oleh karena itu Iran langsung menuding dua negara tersebut.

Pada November 2010, seorang ahli nuklir Iran Majid Shahriari juga dibunuh oleh seorang pengendara sepeda motor.

"Amerika harus berhati-hati dengan akibat dari perbuatannya," ujar Anggota Parlemen Iran Ali Larijani.

Hingga saat ini, belum jelas keterlibatan Rezainejad dalam program nuklir Iran. Namun, Pemerintah Iran dan media menyatakan profesor fisika ini terlibat dalam proyek nuklir Iran.

Rezainejad juga dikatakan sebagai ahli elektronika dan akademisi di Universitas Teheran.

Peristiwa pembunuhan ini juga terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran Barat terhadap Iran yang saat ini meningkatkan pengayaan uraniumnya dan diduga sedang membuat bom nuklir.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini